Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Gara-gara Blokade AS: Pelanggaran Gencatan Senjata!

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pada hari Sabtu, bahwa Selat Hormuz telah kembali ke "keadaan sebelumnya" di bawah kendali "angkatan bersenjata," dengan alasan blokade AS yang sedang berlangsung terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang masih berlangsung.

"Pengendalian atas Selat Hormuz telah kembali ke keadaan sebelumnya, dan jalur air strategis ini berada di bawah manajemen dan kendali ketat angkatan bersenjata," kata komando gabungan IRGC, menurut kantor berita semi-resmi Tasnim.

Baca Juga :
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Teluk Arab
Setelah BBM, Kini Harga Buah dan Sayur Terancam Naik Imbas Perang Iran Vs AS-Israel

Hingga AS "memulihkan kebebasan penuh pergerakan bagi kapal-kapal yang berlayar ke dan dari Iran, situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat dan tidak berubah," demikian argumennya.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan dalam sebuah wawancara televisi pada hari Sabtu, bahwa Selat Hormuz tetap sepenuhnya berada di bawah kendali Iran. Ghalibaf menuduh AS  melanggar gencatan senjata dengan melakukan operasi penyapuan ranjau dan memperingatkan bahwa setiap kemajuan oleh kapal-kapal AS akan ditanggapi dengan kekuatan.

"Setiap lalu lintas saat ini melalui Selat berada di bawah kendali kami, dan jika blokade AS berlanjut, jalur melalui Selat Hormuz akan dibatasi," tambahnya.

Sekretariat Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran menegaskan angkatan bersenjata Iran akan melakukan  pengawasan dan kontrol atas lalu lintas di Selat Hormuz.

Dalam keterangan resminya, Sabtu, Dewan Keamanan Iran mengatakan kendali atas Selat Hormuz mengingat bahwa sebagian besar perlengkapan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia dipasok melalui lalu lintas kapal di Selat Hormuz, dan hal ini merupakan ancaman terhadap keamanan nasional Republik Islam Iran serta kawasan Teluk Persia.

"Iran bertekad untuk memberlakukan pengawasan dan kontrol atas lalu lintas di Selat Hormuz hingga akhir perang secara definitif dan terwujudnya perdamaian berkelanjutan di kawasan," ungkapnya

Kontrol lalu lintas Selat Hormuz ini bertujuan: Memperoleh informasi lengkap tentang kapal-kapal yang melintas; Menerbitkan sertifikat lintas sesuai dengan ketentuan yang diumumkan oleh Republik Islam Iran, disesuaikan dengan kondisi perang; Pembayaran biaya terkait layanan keamanan, keselamatan, perlindungan lingkungan hidup; serta melalui jalur-jalur yang telah diumumkan oleh Republik Islam Iran.

Baca Juga :
Trump Ngaku Dapat Kabar Baik dari Iran
Iran Buka Sebagian Wilayah Udaranya, Penerbangan Internasional Boleh Transit
Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Siapkan 2 Kapal yang Tertahan Segera Kembali Berlayar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Roma diimbangi Atalanta 1-1
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Revisi Aturan Rencana Bisnis Bank (RBB), OJK: Kredit ke Program Pemerintah Tak Bersifat Wajib
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Janji Pelabuhan untuk Nelayan Cilincing Jakut Mengendap, Sementara Proyek Megah Terus Berjalan
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Kolaborasi Rekayasa Lalu Lintas Korlantas-Polda Bali Buat Kemala Run 2026 Aman, Tertib dan Lancar
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Diduga Keracunan MBG, Lebih dari 50 Santri di Demak Dirawat di RS
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.