423 Tenaga Pendukung Perkuat Petugas Haji Dalam Layani Jemaah di Saudi

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi turut menjadi garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji Indonesia, khususnya di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara.

Sebanyak 423 tenaga pendukung yang terdiri dari petugas mukimin dan mahasiswa mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sebagai bagian dari pemantapan tugas. Mereka dipersiapkan untuk membantu berbagai aspek layanan, mulai dari penyambutan jemaah di bandara, pendampingan di sektor, hingga pelayanan langsung kepada jemaah, termasuk lansia.

Kepala Kanselerai, Soeharyo Tri Sasongko, menegaskan bahwa keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan.

“Tenaga pendukung ini menjadi ujung tombak di lapangan. Mereka langsung bersentuhan dengan jemaah, sehingga dituntut sigap, ramah, dan profesional dalam memberikan pelayanan,” ujar Soeharyo, Minggu (19/4).

Ia menjelaskan, tenaga pendukung disebar ke dua daker utama, yakni Bandara dan Madinah, serta ditempatkan di titik-titik strategis yang membutuhkan bantuan langsung bagi jemaah.

Selain itu, para tenaga pendukung juga dibekali pemahaman terkait prosedur layanan terbaru, termasuk koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan dukungan terhadap implementasi layanan Makkah Route. Pembekalan ini penting agar pelayanan semakin efektif dan terintegrasi.

Sejalan dengan arahan Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan, seluruh tenaga pendukung diharapkan mampu meningkatkan sinergi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan prima kepada jemaah.

Dengan kesiapan tersebut, tenaga pendukung PPIH Arab Saudi optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal dalam melayani tamu Allah, khususnya pada momentum kedatangan kloter pertama pada 22 April di Madinah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar Palsu, 5 Tersangka Ditangkap di Banten
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Iran Kembali Perketat Kendali Selat Hormuz, Trump: Amerika Tak Bisa Diperas
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mencuat Isu Pemecatan Massal di PPP, Ketua GPK: Menyesatkan!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Trump Tuduh Iran Langgar Gencatan Senjata di Selat Hormuz
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Penembakan Massal di Kiev: 5 Orang Tewas, Sempat Sandera Pengujung Supermarket
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.