FAJAR, MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Departemen Pusat Kajian dan Penelitian Mahasiswa Hukum Tata Negara (PUSAKA HTN) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan kegiatan PUSAKA PULANG (Perayaan Ulang Tahun) di Mercure Hotel Makassar.
Kegiatan ini menjadi momentum reflektif dalam memperingati hari jadi PUSAKA HTN FH-UH, sekaligus memperkuat solidaritas dan kebersamaan seluruh keluarga besar organisasi. Tidak hanya bersifat seremonial, acara ini juga dimaknai sebagai upaya strategis untuk meneguhkan nilai-nilai organisasi serta memperkuat komitmen pengembangan keilmuan hukum tata negara di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.
Kegiatan dihadiri oleh pengurus aktif, alumni, serta civitas akademika Fakultas Hukum. Rangkaian acara berlangsung khidmat dan meriah, mulai dari registrasi peserta, pembukaan, hingga penampilan pentas seni yang melibatkan partisipasi mahasiswa.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam membentuk generasi hukum yang unggul secara akademik serta memiliki integritas dan kepedulian terhadap perkembangan hukum tata negara.
“Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas dan memiliki kepekaan terhadap dinamika ketatanegaraan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni, Dr. Ratnawati, S.H., M.H., yang mewakili Dekan, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa organisasi mahasiswa merupakan ruang penting dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.
“Organisasi mahasiswa bukan hanya ruang aktualisasi diri, tetapi juga wadah pembelajaran nilai kebersamaan, kepemimpinan, dan tanggung jawab,” katanya.
Ketua Departemen Hukum Tata Negara FH-UH, Dr. Naswar, S.H., M.H., turut menegaskan pentingnya PUSAKA HTN sebagai ruang dialektika keilmuan.
“PUSAKA HTN harus terus menjadi ruang dialektika keilmuan yang kritis dan konstruktif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memperkuat solidaritas sekaligus memperdalam komitmen akademik,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina PUSAKA HTN FH-UH, Fajlurrahman Jurdi, S.H., M.H., menekankan bahwa perayaan ini harus dimaknai sebagai refleksi perjalanan organisasi.
“PUSAKA PULANG bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk mengevaluasi kontribusi organisasi sekaligus merumuskan arah strategis ke depan,” ungkapnya.
Ketua Umum PUSAKA HTN FH-UH, Andi Budiman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini adalah bentuk kecintaan terhadap organisasi. Kami berharap solidaritas semakin kuat dan PUSAKA HTN dapat terus berkembang sebagai pusat kajian yang progresif,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia, A. Putra Alen Pratama, yang menegaskan bahwa kegiatan ini dipersiapkan secara matang melalui koordinasi seluruh panitia.
“Kami berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berkesan, tetapi juga bermakna, serta memperkuat rasa tanggung jawab terhadap organisasi,” ujarnya. (*/)





