Jakarta, VIVA – Pendaftaran merek “Danza” oleh BYD Company Limited di Indonesia mulai membuka petunjuk baru terkait model yang tengah disiapkan untuk pasar Tanah Air. Nama tersebut tercatat dalam basis data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan mencakup kategori kendaraan serta layanan otomotif.
Tak berhenti di situ, kemunculan Danza juga terdeteksi dalam data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Data ini umumnya menjadi acuan dasar dalam perhitungan pajak dan sering kali digunakan sebagai indikasi awal harga kendaraan sebelum resmi diluncurkan.
Menariknya, model dengan nama Danza tercatat dalam kategori sedan, bukan SUV atau MPV seperti lini Denza yang lebih dulu dikenal. Hal ini memperkuat dugaan bahwa model yang dimaksud mengarah pada kendaraan listrik premium dengan format sedan.
Dalam data NJKB yang dilihat VIVA Otomotif Minggu 19 April 2026, Danza hadir dengan beberapa varian yang memiliki rentang nilai mulai dari sekitar Rp650 jutaan hingga lebih dari Rp1,2 miliar. Dengan struktur tersebut, model ini diposisikan di segmen atas dan berada di atas lini kendaraan listrik BYD yang saat ini sudah dipasarkan di Indonesia.
Jika dikaitkan dengan lini global, angka tersebut mendekati positioning Denza Z9 GT yang merupakan model flagship. Kendaraan ini dikenal sebagai sedan listrik premium dengan performa tinggi dan teknologi yang lebih canggih dibanding model lain di bawahnya.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya melihat peluang untuk menghadirkan model flagship Denza ke Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa Z9 GT berada di posisi tertinggi dalam lini produk Denza.
Meski NJKB bukan harga jual resmi, nilai tersebut biasanya mencerminkan kisaran harga sebelum pajak dan margin lainnya ditambahkan. Dengan demikian, jika dikonversi ke harga on the road, bukan tidak mungkin model ini akan berada di atas Rp1 miliar.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait peluncuran maupun nama akhir yang akan digunakan di Indonesia. Namun kemunculan data NJKB dan pendaftaran merek menjadi sinyal awal bahwa model premium tersebut tengah dipersiapkan untuk masuk ke pasar domestik.





