tvOnenews.com - Dominasi Jakarta Pertamina Enduro atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Final Four Proliga 2026 bukan sekadar kebetulan.
Dua kali bertemu, dua kali pula tim asuhan Bulent Karslioglu keluar sebagai pemenang. Fakta ini menjadi sinyal kuat bahwa JPE sedang berada di jalur yang tepat menuju grand final Proliga 2026.
Kemenangan terbaru dengan skor 3-1 di GOR Jatidiri, Semarang (19/4/2026), semakin menegaskan superioritas tersebut.
Bukan hanya soal hasil akhir, tetapi bagaimana Jakarta Pertamina Enduro mampu tampil konsisten, bangkit dari tekanan, dan mengunci laga dengan mental juara.
Pertanyaannya kini: apakah dominasi ini akan berlanjut di partai puncak?
Dua Pertemuan, Dua Kemenangan: Bukti Dominasi JPE
Melansir dari @jpevolley, Jakarta Pertamina Enduro sukses menjaga statusnya sebagai juara putaran kedua Final Four. Bahkan, mereka mencatatkan rekor sempurna atas Gresik Phonska dengan dua kemenangan penting.
Sebelumnya, JPE juga menang 3-1 pada putaran pertama di GOR Sritex, Solo. Saat itu, mereka unggul dengan skor (25-19, 25-19, 21-25, 25-23).
Kemenangan tersebut bahkan mengantarkan hadiah Rp 60 juta sekaligus mengukuhkan posisi di klasemen sementara.
Pada pertemuan kedua, hasilnya tak jauh berbeda. JPE kembali menang 3-1 dengan skor (25-18, 16-25, 25-15, 25-17).
Secara statistik, ini menunjukkan konsistensi yang jarang goyah. Dalam dua laga, mereka selalu unggul di tiga set, sementara Gresik Phonska hanya mampu mencuri satu set di tiap pertemuan.
Fakta uniknya, JPE mencatatkan 15 poin dari enam pertandingan Final Four (5 menang, 1 kalah), unggul atas Gresik Phonska yang mengoleksi 12 poin. Selisih ini menjadi bukti nyata siapa yang lebih stabil sepanjang fase krusial.
Momen Kudeta: Dari Tertinggal Jadi Pemuncak Klasemen
Kemenangan di laga terakhir bukan sekadar penutup, tetapi juga momen “kudeta” klasemen. Gresik Phonska yang sebelumnya berada di puncak harus rela turun ke posisi kedua setelah kalah dari Jakarta Pertamina Enduro.
- instagram JPEVolley
Pertandingan berlangsung dramatis, terutama di set penentuan. Ketegangan memuncak saat skor imbang 23-23, sebelum JPE menunjukkan ketenangan untuk mengamankan dua poin terakhir dan menutup set 25-23.
pelatih Bulent Karslioglu menegaskan kemenangan ini adalah hasil evaluasi berkelanjutan. “Sejak melawan PLN, Popsivo, kami terus melakukan evaluasi. Dan hari ini kami bisa membuktikan dengan kemenangan,” ungkapnya.




