Rybakina raih gelar WTA 500 Stuttgart

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Petenis Kazahkstan Elena Rybakina meraih gelar WTA 500 Porsche Tennis Grand Prix 2026 di Stuttgart, Minggu, setelah mengalahkan petenis Ceko Karolina Muchova dengan 7-5, 6-1 dalam waktu satu jam 18 menit.

Rybakina memulai kariernya dengan 12 gelar di 12 turnamen berbeda, namun pola tersebut terpecah ketika juara Stuttgart tahun 2024 itu memenangi dua gelar dalam satu ajang untuk pertama kalinya.

"Terima kasih kepada semua sponsor dan semua orang yang telah memungkinkan turnamen ini digelar. Rasanya seperti di rumah sendiri, dan ingin kembali setiap tahun," kata Rybakina saat penyerahan trofi, dikutip dari WTA.

Perjalanannya menuju trofi tidak mulus. Rybakina menyelesaikan pekan ini dengan tiga kemenangan straight-set, tetapi di antara kemenangan-kemenangan tersebut, ia harus menyelamatkan dua match point dalam pertandingan perempat final yang menegangkan selama tiga jam melawan Leylah Fernandez hanya untuk mencapai semifinal.

Namun, menjelang akhir pekan, petenis No.2 dunia itu kembali tampil maksimal, menutup turnamen dengan penuh percaya diri untuk mengamankan gelar tunggal WTA ke-13 dan yang kedua pada 2026. Ia meningkatkan catatannya menjadi 13-12 di final sepanjang kariernya.

Kemenangan terbaru Rybakina tersebut memberinya enam gelar WTA 500 dan lima gelar di lapangan tanah liat. Juara Grand Slam dua kali itu juga memiliki dua trofi WTA 1000 dan satu gelar WTA Finals.

Pertandingan final melawan Muchova sangat mirip dengan kemenangan semifinal Rybakina atas Mirra Andreeva.

Tidak hanya dari segi skor, dalam pertandingan itu, ia mematahkan servis lawan di awal untuk membangun keunggulan di set pertama, kemudian servisnya dipatahkan kembali, dan kedudukan imbang 5-5 sebelum memenangi dua gim terakhir untuk merebut set tersebut.

Melawan Muchova, sebuah break di awal membantunya membangun keunggulan 5-2 di set pembuka. Muchova mempertahankan servisnya dan kemudian mematahkan servis Rybakina untuk skor 5-4 saat Rybakina melakukan servis untuk set tersebut, lalu menyamakan kedudukan menjadi 5-5, sebelum Rybakina kembali merebut dua gim terakhir untuk menutup set.

Secara statistik juga hampir identik. Rybakina mencetak 23 winner dan 18 unforced error, serta memenangkan 83 persen poin servis pertamanya melawan Andreeva.

Di final, ia mencatatkan 24 winner, 19 unforced error, dan memenangkan 78 persen poin servis pertamanya. Ia mematahkan servis lawan empat kali di setiap pertandingan.

Gelar tersebut juga memperkuat posisi Rybakina di peringkat No.2 WTA, tetapi yang lebih penting, kemenangan itu juga akan membawanya ke posisi teratas dalam Race to Riyadh, mengungguli Aryna Sabalenka untuk saat ini.

Kesuksesan tersebut juga membawa Rybakina ke posisi yang sangat baik menjelang rangkaian turnamen utama tanah liat, yakni WTA 1000 Madrid dan Roma, juga Grand Slam Roland Garros.

Baca juga: Rybakina atur pertemuan dengan Muchova di final Stuttgart


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaksa Agung Minta Jajaran Tak Mudah Tetapkan Kades jadi Tersangka, Tidak Boleh Ada Kriminalisasi
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Arab Saudi Perketat Akses Masuk Makkah Jelang Haji 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Gerebek Lab Tembakau Sintetis di Jakpus, 1 Pelaku Diciduk
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Gerak Senyap di Pasar Minyak hingga Hormuz Kembali Ditutup
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tahap Awal, BNI Akan Kembalikan Rp7 Miliar Dana Gereja Aek Nabara
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.