Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi untuk jenis Pertamax Turbo dan Dex Series per 18 April 2026. Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan.
Melansir Antara, Senin (20/4/2026), Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyampaikan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 masih dievaluasi.
"Masih dalam evaluasi," ujar Roberth kepada Antara.
Pertamina secara resmi mengumumkan kenaikan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per Sabtu (18/4/2026).
Roberth menjelaskan penyesuaian harga telah selaras dengan regulasi dan sudah dikoordinasikan, dilaporkan, dan dibahas bersama pemangku kepentingan terkait.
Mengacu bahwa penyesuaian harga tersebut selaras dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, maka per 18 April 2026, Pertamina Patra Niaga menerapkan harga baru BBM nonsubsidi untuk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite.
Baca Juga
- Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Turbo Jadi Rp19.400 per Liter
- Bahlil Sebut Pembahasan Harga BBM Nonsubsidi Hampir Rampung, Bakal Naik?
- Harga Minyak Mentah RI (ICP) Maret 2026 Melonjak ke US$102,26 per Barel
Di wilayah Provinsi DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter.
Lebih lanjut, harga Dexlite naik menjadi Rp23.600 per liter dari semula Rp14.200 per liter. Harga Pertamina Dex juga naik menjadi Rp23.900 per liter dari Rp14.500 per liter.
Untuk saat ini, harga Pertamax tidak mengalami penyesuaian atau tetap dibanderol Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 seharga Rp12.900 per liter.
Adapun, BBM subsidi Pertalite dipertahankan di level harga Rp10.000 per liter dan Biosolar seharga Rp6.800 per liter.





