Liputan6.com, Jakarta - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pagi ini, Senin (20/4/2026). Letusan tersebut memuntahkan abu vulkanik setinggi 1.400 meter atau 1,4 kilometer di atas puncak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengatakan, letusan tersebut terjadi pada pukul 05.53 WIT. Kolom abu yang teramati berwarna putih hingga kelabu berintensitas tebal condong ke arah timur.
Advertisement
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 49,87 detik," kata dia.
Hingga laporan disusun, aktivitas erupsi Gunung Dukono yang berada di Pulau Halmahera masih berlangsung. Saat ini, gunung tersebut berada pada Status Level II atau Waspada.
Seiring aktivitas tersebut, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang. Dilansir Antara, warga juga diimbau tidak mendaki maupun mendekati area kawah demi menghindari potensi bahaya.
Selain itu, abu vulkanik dilaporkan keluar secara periodik dengan arah sebaran mengikuti angin. Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta selalu menyiapkan masker guna melindungi pernapasan dari paparan abu vulkanik.




