Perawat RSHS Bandung Dilaporkan ke Polisi Soal Percobaan Penculikan Hingga Perdagangan Orang

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Nina Saleha (27 tahun), ibu dari bayi yang hampir tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan perawat N yang diduga membuat bayinya hampir tertukar. Pelaporan dilakukan terkait dugaan percobaan penculikan.

Mira Widyawati Kuasa Hukum Nina Saleha mengatakan laporan pengaduan dilakukan ke Polda Jawa Barat setelah menerima jawaban dari rumah sakit dengan isi yang berbeda dengan yang dialami kliennya. "Jadi kemarin Ibu Nina Solehah berniat untuk membuatkan laporan terlapornya suster N dan kita komunikasi konsultasi dulu dengan Direktorat PPA Polda Jabar dan direkomendasikan untuk langsung membuat laporan polisi," ucap dia, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga
  • Pesan KDM untuk RSHS Bandung Usai Perawatnya Dipolisikan Imbas Kasus Bayi Tertukar
  • Ibu Bayi yang Hampir Tertukar di RSHS Bandung Lapor Polisi, Penyidik Lakukan Pendalaman
  • Begini Kronologi Bayi yang Hampir Tertukar Versi RSHS Bandung, Bantah Spekulasi Praktik Ilegal
Ia menuturkan laporan pengaduan yang disampaikan ke polisi terkait pasal 450 dan 452 KUHP tentang percobaan penculikan. Selain itu, kasus dapat berkembang ke arah tindak pidana perdagangan orang.

"Ya, (laporan ke individu) nanti kan dikembangkan apakah nanti pihak-pihak apa yang akan dipanggil oleh penyidik termasuk membuka CCTV. Kita kan ingin sekali CCTV dibuka agar tidak ada polemik," kata dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Pihaknya menduga ada unsur kesengajaan dalam kasus bayi kliennya yang tertukar. Nina Saleha ibu dari bayi menginginkan agar penyelidikan tetap dilakukan. Sebab, ia ingin mendapatkan kebenarannya.

"Saya mah pengen semuanya orang-orang yang kemarin saya bilang suster, satpam, coba hadirkan dan lihat itu CCTV. Itu aja. Lihat kebenarannya," kata dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teknologi Baru bikin Panen Bawang Merah
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Indonesia Gabung BoP, Aktivis 98: Pemerintah Khianati Dasa Sila Bandung
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Indonesia U-17 Ditahan Vietnam 0-0, Gagal Lolos ke Semifinal
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Elkan Baggott Didepak dari Skuad Lagi, Ipswich Town Gagal Menang atas Pesaing Menuju Premier League
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemendikdasmen Surati Disdik Terkait Pelanggaran Pengawas TKA SMP
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.