DPR Minta Pemerintah Amankan WNI Antisipasi Konflik di Lebanon

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI Yudha Novanza Utama meminta pemerintah memastikan keamanan warga negara Indonesia (WNI) di Lebanon. Hal itu dilakukan dengan mengantisipasi situasi eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah yang berdampak pada kondisi WNI di kawasan tersebut.

"Keselamatan WNI di luar negeri harus menjadi prioritas utama negara, terutama di tengah situasi konflik bersenjata yang masih berpotensi meningkat sewaktu-waktu," kata Yudha di Jakarta, dilansir Antara, Senin. 20 April 2026.

Baca Juga :

Dolar AS Bangkit, Gilas 6 Mata Uang Utama
Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, terdapat 934 WNI di Lebanon, terdiri atas 756 personel yang bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) serta 178 warga sipil. Yudha menekankan pentingnya kesiapan rencana kontingensi pemerintah mengantisipasi eskalasi yang semakin memburuk di Lebanon.

Menurut dia, konflik di Lebanon bukan hanya berdampak pada stabilitas kawasan tersebut, melainkan berimplikasi terhadap peran Indonesia dalam misi perdamaian dunia dan perlindungan WNI di wilayah konflik.

“Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah melalui Kemlu dan perwakilan RI di luar negeri dalam memastikan kondisi WNI tetap aman. Namun demikian, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan mengingat dinamika konflik yang masih sangat fluktuatif,” kata Yudha.

Seorang perempuan melihat kehancuran akibat serangan Israel di Beirut, Lebanon. Foto: The New York Times

Di samping itu, dia mendorong pemerintah Indonesia terus aktif dalam upaya diplomasi internasional guna mendukung terciptanya deeskalasi konflik, termasuk melalui peran di forum multilateral seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Yudha memastikan Komisi I DPR RI akan terus mencermati perkembangan situasi di Lebanon serta memastikan kesiapan pemerintah dalam melindungi WNI di tengah konflik global yang semakin kompleks.

"Indonesia harus terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai serta memastikan bahwa kepentingan dan keselamatan WNI tetap menjadi prioritas dalam setiap kebijakan luar negeri," ungkap Yudha.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPOM Segera Terbitkan Aturan Nutri Level, Tahap Awal pada Minuman Manis
• 13 menit lalubisnis.com
thumb
Wali Kota Surabaya Cup 2026 Siap Digelar, Fokus Pembinaan Atlet Golf Junior
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Cak Imin Sebut Harus Ada Regulasi Jelas soal Penyalahgunaan Vape
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Tanda Love Language Act of Service
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pererat Silaturahmi, Menko AHY Ajak Keluarga Besar Pawitandirogo Perbarui Semangat Kebersamaan
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.