Bak Kiamat : Badai Pasir Hantam Xinjiang, Dinding Pasir Ratusan Meter Menutup Langit 

erabaru.net
8 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Pada 17 April 2026, kota Shihezi di Xinjiang dilanda badai pasir kuat. Dinding pasir setinggi ratusan meter menutupi langit, membuat jarak pandang di beberapa area kurang dari 500 meter. Aktivitas luar ruangan pun dihentikan, lalu lintas terganggu, bahkan sebuah pertandingan basket terpaksa dihentikan hampir 70 menit.

Video yang diunggah warga ke media sosial menunjukkan badai pasir membentuk “tembok” raksasa yang bergerak cepat, menelan segala sesuatu di jalurnya. Langit seketika berubah gelap seperti malam.

Warga setempat mengatakan:  “Sangat menakutkan… rasanya seperti kiamat. Secara psikologis sangat mencekam, karena saat itu baru pukul delapan malam, biasanya matahari belum terbenam, tapi tiba-tiba langsung gelap. Badai pasir seperti ini baru pertama kali saya lihat.”

Ada juga yang menulis:
“Sudah tujuh tahun di Xinjiang, baru pertama kali melihat badai pasir seperti ini, sampai menangis ketakutan,”
“Badai ini terasa seperti adegan film Hollywood.”

Pada 17 April pukul 18:14 , stasiun meteorologi Shihezi mengeluarkan peringatan badai pasir tingkat oranye, menyebutkan bahwa jarak pandang di sepanjang wilayah Anjihai hingga Shihezi berada di bawah 500 meter dan diperkirakan akan berlangsung dalam 6 jam ke depan.

Badan Meteorologi Tiongkok juga mengeluarkan peringatan biru, memperingatkan kemungkinan badai pasir kuat di beberapa wilayah seperti Cekungan Xinjiang Selatan.

Seorang pengguna Weibo yang mengaku penggemar meteorologi menjelaskan bahwa masuknya massa udara dingin kuat ke Xinjiang utara, ditambah kondisi suhu tinggi dan kekeringan sebelumnya yang membuat tanah menjadi sangat gembur, menyebabkan angin yang tidak terlalu kuat pun mampu mengangkat pasir dalam jumlah besar, menciptakan pemandangan dramatis berupa badai pasir dan dinding pasir tinggi.

Ia juga memperingatkan bahwa seiring pergerakan udara dingin ke arah timur dan selatan, badai pasir kemungkinan akan meluas ke wilayah Koridor Hexi dan Dataran Tinggi Loess. Warga di wilayah barat laut diminta untuk bersiap.

Pada saat yang sama, beberapa wilayah di Xinjiang mengalami polusi udara berat dengan tingkat PM10 melebihi batas, bahkan terjadi hujan lumpur.

Prakiraan cuaca menyebutkan bahwa dalam tiga hari ke depan, hembusan angin di Xinjiang utara dapat mencapai tingkat 12 (skala angin), sementara wilayah Cekungan Xinjiang selatan masih akan disertai badai pasir. Mulai 18 April, suhu di sebagian besar Xinjiang utara diperkirakan turun 5 hingga 8 derajat Celsius.

Dilaporkan oleh Li Li / Diedit oleh Xu Gengwen


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Kecam Blokade AS sebagai Kejahatan Perang dan Pelanggaran Gencatan Senjata
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Besaran Pajak Tahunan Mobil Listrik Terbaru, PPnBM Masih Nol Persen
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Ramalan Zodiak Karier 21 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Leo, hingga Sagittarius
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Haji Faisal Ultah ke-57, Terungkap Hadiah Mewah Fuji untuk Sang Ayah
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Pemerintah Terima hingga 20 Laporan Kasus Haji-Umrah Ilegal Per Hari
• 7 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.