Penulis: M. Fathur Razaq
TVRINews, Palangka Raya
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan proses keberangkatan jamaah haji tahun 2026 berjalan lancar dan tanpa kendala berarti.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci utama agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk di Tanah Suci.
"Penyelenggaraan ibadah haji harus kita persiapkan secara matang, terkoordinasi, dan penuh tanggung jawab, agar para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk," ujar Edy Pratowo dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Senin, 20 April 2026.
Wagub menyampaikan tiga poin krusial terkait penyelenggaraan haji. Pertama, pemerintah berkomitmen memastikan jamaah siap secara fisik, mental, maupun administrasi sebelum diberangkatkan. Kedua, pengelolaan haji harus menjamin aspek keamanan dan kenyamanan sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada umat.
Selain itu, seluruh pihak terkait juga diinstruksikan untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, tidak sekadar menjalankan tugas administratif semata.
"Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian, karena ini bukan hanya tugas administratif, tetapi juga bagian dari pelayanan kepada umat," ucapnya.
Pemprov Kalteng berharap seluruh tahapan, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan jamaah, dapat berjalan lancar. Hal ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya predikat haji mabrur bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Editor: Redaksi TVRINews





