Baturaja: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) meminta warga daerah itu waspada terhadap luapan sungai Ogan yang berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor.
Kepala BPBD OKU Januar Efendi mengatakan, bahwa curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir dikhawatirkan menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor, sehingga harus diwaspadai bersama. Seperti banjir yang terjadi pada Rabu, 15 April 2026, merendam ribuan rumah penduduk di 15 desa di Kabupaten OKU.
Baca Juga :
Banjir di Jakarta Selatan Mulai SurutUntuk itu, kata dia, masyarakat diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir susulan yang dapat terjadi kapan saja, terutama masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Saat ini, kata dia, pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana alam di setiap kecamatan untuk menghadapi potensi banjir susulan agar dapat ditanggulangi sedini mungkin.
Ribuan rumah warga Kabupaten OKU dilanda banjir pada Rabu (15/4). ANTARA/Edo Purmana
Petugas di lapangan mengintensifkan pemantauan debit sungai Ogan melalui alat Automatic Water Level Recorder (AWLR) agar jika terjadi peningkatan segera diteruskan kepada masyarakat untuk diwaspadai bersama. Selain itu, seluruh pemangku kepentingan terkait juga diminta untuk melaksanakan langkah-langkah mitigasi bencana yang tepat, baik mitigasi struktural maupun nonstruktural.
"Untuk peralatan penanggulangan bencana alam seperti perahu karet semuanya sudah disiapkan di posko guna mengevakuasi korban jika diperlukan," ujarnya.




