Komisi X Rapat Tertutup Bareng Rektor UI-ITB, Bahas Marak Pelecehan di Kampus

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Komisi X DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah rektor perguruan tinggi. Rapat digelar usai maraknya kasus pelecehan seksual di berbagai perguruan tinggi.

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian memimpin jalannya rapat. Rapat tersebut akan membahas penguatan pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi serta implementasi Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024.

Turut hadir Rektor UI Heri Hermansyah, Rektor ITB Irwan Meilano, Rektor Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet, Dekan FH UI Parulian Aritonang, dan perwakilan BEM UI.

“Alhamdulilah masih diberi kesempatan untuk kita bersama-sama berkumpul dan hari ini sudah, menurut laporan dari teman teman sekretariat, sudah hadir 5 fraksi, dengan demikian sudah memenuhi tata tertib peraturan DPR RI,” ujar Hetifah saat membuka rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4).

“Dengan ucapkan Bismillah, perkenankan kami membuka RDP ini,” lanjutnya.

Ia menilai, isu kekerasan di kampus berpotensi menyentuh nama-nama individu yang perlu dijaga kerahasiaannya. Oleh karena itu, rapat digelar tertutup.

“Mungkin apakah menurut Bapak Ibu tadi ada beberapa usul karena menyangkut, apakah dibuat tertutup atau terbuka?” kata Hetifah.

“Tertutup? Supaya kita bisa lebih rapatnya lebih bisa eksplorasi berbagai hal yang mungkin menyangkut nama-nama, mungkin lebih baik tertutup ya? Tertutup,” lanjutnya.

Ia kemudian menegaskan keputusan tersebut kepada seluruh peserta dan pihak yang hadir.

“Baik kita lakukan rapat ini tertutup untuk umum, mohon izin teman-teman ya,” kata Hetifah.

Adapun akhir-akhir ini, laporan pelecehan seksual di kampus tidak hanya dari satu tempat. Setelah ramai dugaan pelecehan seksual dalam percakapan di group chat oleh mahasiswa FH UI, kasus yang sama juga diduga terjadi di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selain itu pelecehan seksual juga dilaporkan terjadi di Unpad hingga Universitas Budi Luhur (UBL). Dua kasus itu melibatkan guru besar dan dosen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Drone Iran Serang Kapal AS, Aksi Balasan usai Kapalnya Disita
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Indointernet (EDGE) Beberkan Sejumlah Alasan Pilih Delisting dan Go Private
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Uya Kuya Geram Dituding Miliki 750 Dapur MBG, Trauma Rumahnya Pernah Dijarah Anggota DPR Ini Lapor Polisi
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Rape Culture Ada di Kampus? Simak Bentuk dan Tahapan Kekerasan Seksual
• 1 menit lalumetrotvnews.com
thumb
MMA Creative Summit Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Pemimpin Kreatif dan Bisnis Tanah Air
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.