TANGERANG, KOMPAS.com - Warga menceritakan detik-detik terbakarnya sepeda motor Suzuki Thunder usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Mencong, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (19/4/2026).
Kobaran api muncul tiba-tiba dan membesar dalam waktu singkat.
"Itu kejadiannya jam siang, jam 13.00 WIB lah," ujar warga setempat, Agung, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin (20/4/2026).
Baca juga: Gedung Kantor Kemendagri di Pasar Minggu Jaksel Terbakar
Saat itu, ia melihat motor itu keluar dari SPBU tersebut dan berhenti di depan salah satu warung milik warga.
Namun, posisi motor yang sudah distandar dua itu tiba-tiba mengeluarkan percikan api dan langsung terbakar.
"Itu motor-motor Madura itu. Yang suka isi-isi bensin buat dijual lagi. Kemarin itu meledak, apinya juga gede banget. Kabel aja sampai sempat kebakar itu, tapi sudah dibenerin," kata dia.
Api yang muncul dari motor Thunder tersebut merambat dengan cepat dan membesar.
Kondisi tersebut menimbulkan panas yang cukup tinggi, sehingga warga sekitar tidak berani mendekat.
“Jarak lima sampai enam meter saja sudah terasa panas banget. Orang-orang juga enggak berani nyiram karena takut meledak,” jelas Agung.
Meskipun begitu, ada juga warga yang berupaya memadamkan api tersebut.
Baca juga: Motor Thunder Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Tangerang, Diduga Tangki Kepenuhan
Begitupula dengan petugas SPBU yang disebut turut memadamkan dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Saat itu, empat APAR dari SPBU disebut tidak langsung padam. Oleh karenanya, warga juga ikut memadamkan api secara manual.
"Ada yang ambil air dari ember terus disiram. Baru mulai padam setelah kena semua," kata dia.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, insiden tersebut memicu kekhawatiran warga karena terjadi di area SPBU yang rawan ledakan.
Sementara itu, pemilik motor disebut tidak berada di lokasi saat api mulai membesar. Kendaraan dibiarkan dalam kondisi terbakar.
“Saya enggak lihat langsung kaburnya, tapi orangnya enggak ada. Motornya saja yang ditinggal,” ucap dia.
Kompas.com sudah menghubungi Kapolsek Ciledug Kompol Susida Aswita dan Kanit Reskrim Polsek Ciledug, IPTU Montana.
Namun, hingga berita ini ditayangkan, keduanya belum memberikan respons.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




