Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat sebanyak 3.753 warga telah memanfaatkan layanan telekonsultasi kesehatan mental daring melalui fitur JakCare sepanjang 2025. Layanan yang terintegrasi dalam aplikasi Jakarta Kini (JAKI) ini menangani berbagai persoalan psikologis warga, mulai dari stres kerja hingga masalah adiksi.
"Pelayanan kesehatan mental daring 24 jam melalui JakCare dengan psikolog klinis yang telah diakses oleh 3.753 warga," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin, 20 April 2026.
Baca Juga :
Susah Konsisten Olahraga? Coba 5 Tips Ini!-Dunia OlahragaRano menjelaskan, JakCare dirancang untuk menangani berbagai kasus adiksi, seperti kecanduan gim dan rokok.
Selain itu, layanan ini menjadi sandaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pekerja kantoran yang mengalami stres akibat beban kerja. Melalui layanan ini, psikolog klinis akan memberikan penilaian mendalam terhadap dampak stres yang dialami pasien dalam aktivitas sehari-hari.
Tak hanya soal kesehatan mental, Rano juga membeberkan capaian signifikan dalam sektor kesehatan umum. Ia menyebut cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jakarta kini telah mencapai 99,94 persen, di mana 4,25 juta orang di antaranya didaftarkan langsung oleh pemerintah daerah.
"Tercapainya indeks pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan berkategori tuntas sebesar 100 persen," ujar Rano.
Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Guna memastikan layanan kesehatan yang merata, Pemprov DKI juga menghadirkan layanan home service bagi warga dengan keterbatasan mobilitas, khususnya lansia. Program ini didukung oleh 292 perawat koordinator serta 584 petugas Pasukan Putih yang bertugas mendatangi rumah warga secara langsung.
Sebagai langkah penguatan infrastruktur, Rano menambahkan bahwa Jakarta terus menambah fasilitas kesehatan dengan membangun empat puskesmas baru. Puskesmas tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Matraman, Kelurahan Balekambang, Kelurahan Glodok, dan Kelurahan Gedong untuk memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat.




