Grid.ID - Iqbaal Ramadhan kembali menunjukkan totalitasnya dalam dunia akting lewat film terbaru berjudul Monster Pabrik Rambut. Dalam proyek ini, ia memerankan karakter Bona yang memiliki kemampuan unik.
Karakter Bona digambarkan sebagai sosok dengan kemampuan spesial yang mampu meregenerasi bagian tubuhnya. Peran tersebut menuntut eksplorasi fisik dan visual yang tidak biasa.
Salah satu tantangan terbesar yang ia hadapi adalah proses makeup yang memakan waktu lama. Hal ini dilakukan demi menciptakan tampilan karakter yang maksimal di layar.
"Iya, banyak sekali tadi karena kayak practical effect itu ya. Makeup-nya aja tuh udah 2 jam sendiri untuk karakter Bona ini," ujarnya saat berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Senin (20/4/2026).
Selain makeup, penggunaan prostetik juga menjadi tantangan tersendiri bagi Iqbaal. Ia bahkan harus menyesuaikan diri dengan berbagai elemen tambahan pada wajahnya.
"Karena prostetiknya banyak, sampai ke mata-mata gitu, aku sebenernya minus cuma nggak pakai kacamata. Ini pertama kali di hidup juga harus pakai softlens. Softlens-nya terus yang kayak film-film horor gitu tuh, lumayan merah darah gitu-gitu deh," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pemasangan hingga pelepasan makeup membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Hal ini membuat waktu persiapan menjadi jauh lebih panjang dari biasanya.
"Itu pertama kali pengalamannya juga ada di sini. Pokoknya 2 jam lah give or take untuk pasang sampai akhirnya menjadi karakter Bona. Cabutnya sejam, jadi udah 3 jam sendiri itu udah hanya untuk mempersiapkan," ungkapnya.
Selain makeup, adegan fisik juga menjadi bagian penting dalam film ini. Iqbaal harus menjalani berbagai teknik stunt yang cukup kompleks.
"Belum kalau ada tadi practical-practical effect yang juga tergabung di stunt tadi, penggunaan sling, harness ya kayak gitu-gitunya, itu udah memakan waktu lagi. Jadi memang sangat-sangat fisikal ya, sangat-sangat fisik," tuturnya.
Meski melelahkan, pria berusia 26 tahun ini justru menikmati seluruh proses tersebut. Ia merasa pengalaman ini memberikan tantangan baru dalam kariernya.
"Cuma kalau buat saya pribadi justru itu sih serunya, kayak menawarkan hal yang belum pernah saya lakukan secara pribadi dan juga harapannya menjadi hiburan baru buat temen-temen yang nanti nonton ke bioskop," jelasnya.
Iqbaal juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap penggunaan efek praktikal dalam film. Baginya, pendekatan ini memberikan nilai artistik tersendiri.
"Dan saya suka banget sama hal-hal yang praktikal itu tadi sih. Di zaman semuanya ini gampang banget untuk jadi sempurna, di saat semuanya itu gampang banget untuk menjadi tidak ada celah gitu, tapi justru kita pengen kasih lihat yang raw-nya itu," sambungnya.
Pendekatan “raw” atau mentah ini dianggapnya sebagai sesuatu yang berbeda di tengah kemajuan teknologi. Hal ini juga menjadi ciri khas yang ingin ditonjolkan dalam film tersebut.
"Otentik raw-nya itu. Itu yang justru jadi indah di hari ini ketika semuanya tuh satu ketikan udah jadi polished, gtu sih," tutupnya. (*)
Artikel Asli




