TABLOIDBINTANG.COM - Perkembangan terbaru muncul dalam laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang diajukan selebgram sekaligus aktris Fujianti Utami Putri. Setelah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (20/4), pihak pelapor mengisyaratkan adanya kemajuan signifikan dalam proses hukum tersebut.
Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Fuji keluar dari ruang penyidik dengan raut wajah lega. Sandy menyampaikan bahwa pihak terlapor telah mengakui perbuatannya dalam proses penyidikan.
"Kami mendapat informasi bahwa terlapor sudah mengakui perbuatannya dan kerugiannya juga sudah dihitung tadi, tapi tidak boleh kami sampaikan," ujar Sandy kepada awak media.
Menurutnya, penyidik berencana menempuh jalur mediasi melalui mekanisme Restorative Justice (RJ). Namun, jadwal pelaksanaan masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
"Tinggal menunggu itikad baik saja dari yang bersangkutan. Jadi sementara seperti itu keterangannya yang pasti dari terlapor sudah diperiksa kemarin dalam proses penyidikan," lanjut Sandy.
Di sisi lain, Fuji mengaku bersyukur karena kasus yang dilaporkannya mulai menunjukkan hasil. Ia berharap proses hukum segera mencapai tahap penetapan tersangka.
"Alhamdulillah lega karena sebentar lagi akan ditetapkan sebagai tersangka ya, InsyaAllah. Pengen ngucapin terima kasih kepada Polres Jakarta Selatan karena sudah dibantu prosesnya dan lega banget dikarenakan ini sudah mulai kelihatanlah hasilnya gitu," kata Fuji.
Meski demikian, Fuji mengungkapkan tidak ada komunikasi antara dirinya dan terlapor, yang diketahui merupakan mantan pegawainya. Ia juga mengaku kesulitan membayangkan pengembalian kerugian yang mencapai nilai fantastis.
"Mau minta balikin gimana caranya? Totalnya hampir empat digit soalnya. Bukannya merendahkan, gaji dia aja juga nggak cukup buat balikin sekarang," ujarnya.
Adik dari Fadly Faisal ini juga mengungkapkan bahwa uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk membeli mobil untuk kekasih terlapor.
"Uangnya buat beli mobil pacarnya katanya. Itu yang saya sesalkan, kok bisa gitu ya. Sekarang mau minta mobilnya balik, cewenya gak salah apa-apa. Itu kan hadiah dari terlapor," tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, Fuji menegaskan belum membuka peluang damai dan memilih melanjutkan proses hukum hingga tuntas.
"Aku pengen dia dihukum seadil-adilnya sih karena apa yang udah dia perlakuan sama aku tuh menurut aku udah kelewatan banget, bukan sekadar uang doang soalnya. Aku mau kasus ini jalan terus," tegasnya.




