Liputan6.com, Jakarta - Satgas Haji menggagalkan delapan WNI berangkat pakai visa non-haji di Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Jaringan travel yang menggerakkan langsung diburu.
"Sudah kita lakukan penggagalan terhadap WNI yang akan berangkat dengan visa non-haji," kata Dirjen Haji dan Umrah Harun Al Rasyid kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Advertisement
Satgas gabungan mulai bekerja sejak Sprint Kapolri terbit 14 April. Operasi langsung menyasar praktik ilegal jelang musim keberangkatan.
"Alhamdulillah pada hari Sabtu dini hari kita sudah melakukan upaya penggagalan, upaya mencegah warga negara Indonesia yang kemudian akan melaksanakan haji dengan menggunakan visa non-haji," ucap Harun.
Menurut dia, aksi ini didukung penuh petugas imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Pendalaman kini mengarah ke mobilisasi delapan WNI tersebut.
Harun menyampaikan, satgas kini menelusuri alur keberangkatan hingga pihak yang bermain di belakang.
"Kita melakukan analisis hubungan dari masing-masing pihak ini. Baik itu dari pihak yang dirugikan, tentu ada jemaah karena ini nggak berhasil untuk keluar dari Indonesia, kemudian ada travel yang memberangkatkan, ada pihak-pihak yang bertanggung jawab di sana, itu semua akan kita lakukan upaya-upaya penindakan," ucap dia.




