YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Puncak kompetisi bola voli Proliga 2026 memasuki fase penentuan dengan format baru yang diprediksi memperpanjang tensi persaingan.
Partai grand final yang akan digelar di GOR Amongrogo, Kota Yogyakarta, 21-26 April 2026 tidak lagi ditentukan dalam satu pertandingan, melainkan menggunakan sistem best of three atau three winning set.
Perubahan format ini menandai langkah baru penyelenggara untuk meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memberi peluang lebih besar bagi tim untuk membuktikan konsistensi performa.
Wakil Ketua Proliga Reginald Nelwan menjelaskan, sistem tiga kemenangan akan membuat final berlangsung maksimal tiga laga. Jika satu tim menang dua kali berturut-turut, akan langsung berakhir tanpa pertandingan ketiga.
Tapi jika berakhir seri setelah dua pertandingan, tropi juara akan ditentukan pada pertandingan ketiga. Format serupa juga diterapkan untuk perebutan juara ketiga dan keempat.
Baca Juga: Final Proliga 2025: Pertahankan Gelar, Bhayangkara Presisi Angkat Tropi Juara Usai Kalahkan LavAni
Secara teknis, jika sebuah tim berhasil menyapu bersih dua kemenangan awal pada 24 dan 25 April, laga hari ketiga otomatis ditiadakan. Namun, jika kedudukan imbang 1-1, GOR Amongrogo dipastikan akan membara hingga laga penentuan di hari ketiga.
Menurut Nelwan, perubahan ini bertujuan meningkatkan kualitas kompetisi dan memberikan tontonan yang lebih panjang bagi penggemar.
"Pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set. Artinya, kedua tim bertanding maksimal tiga kali untuk menentukan siapa yang layak angkat piala," ujar Regi dalam konferensi pers di Yogyakarta, Senin (20/4/2026).
Final Putra: Ulangan Duel Dua Musim TerakhirSektor putra menghadirkan duel klasik antara Jakarta LavAni Livin Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Pertemuan kedua tim yang sama-sama pernah menjadi juara tersebut, menjadi final ulangan dua musim terakhir, ketika Bhayangkara sukses mengangkat trofi pada 2024 dan 2025. Sedangkan LavAni mendominasi pada 2022 dan 2023.
Baca Juga: Final Proliga 2025: Come Back, Surabaya Samator Juara Ketiga Kalahkan Palembang Bank Sumselbabel
Dari kubu LavAni, ofisial John Zulfikar menyebut timnya telah menyiapkan skuad terbaik menghadapi laga puncak.
"LaVani sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain sudah siap tampil di final," kata Zulfikar pada kesempatan yang sama.
Perwakilan Bhayangkara, Rita Kurniati, menilai dua kekalahan di Final Four menjadi pelajaran penting bagi tim besutan Reidel Toiran menjelang final.
Penulis : Gading Persada Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- proliga
- grand final proliga 2026
- jakarta lavani
- bhayangkara presisi
- gor amongrogo yogyakarta
- proliga 2026





