Mensos Dialog dengan Eks Napiter Bahas Rehabilitasi dan Pemberdayaan

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berdialog dengan eks narapidana terorisme dan radikalisme (napiter) di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, hari ini.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU kerja sama penanganan kelompok rentan, khususnya eks napiter, yang ditandatangani Gus Ipul dan Rektor UIN Datokarama Palu Lukman S. Thahir.

Sebanyak 67 orang eks napiter hadir langsung di lokasi, mewakili total 105 orang dari dua yayasan yang berfokus pada deradikalisasi, yaitu Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Lingkar Persaudaraan Nusantara Poso dan LKS Pelita Ummat Palu.

"Pada kesempatan hari ini saya sebenarnya lebih banyak ingin mendengar dari bapak-bapak dan saudara-saudara sekalian, karena saudara sekalian sudah lama berproses, tidak hanya dengan Pak Lukman (Rektor UIN Palu), mungkin juga dengan institusi-institusi lain yang terkait dengan bidang tugas deradikalisasi," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).

Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam memberikan pelayanan berfokus pada perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial.

"Perlindungan dan jaminan sosial adalah terkait dengan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar, sementara rehabilitasi sosial adalah upaya untuk memulihkan baik psikis maupun sosial dan fisik, agar fungsi-fungsi sosialnya bisa utuh kembali, dan yang terakhir melakukan pemberdayaan sosial," jelas Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa layanan-layanan tersebut akan diberikan sesuai kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Oleh karena itu, penting untuk diawali asesmen, untuk menggali kebutuhan dan masalah yang dialami.

"Nanti kita bersama-sama dengan yayasannya, anggotanya butuh apa, ya asesmen itu maksudnya butuh apa, butuhnya apa, maunya apa, mau punya keterampilan di bidang tertentu atau butuh modal usaha, penguatan-penguatan di bidang usaha," tutur Gus Ipul.

Proses dialog dan diskusi berlangsung interaktif. Para penerima manfaat silih berganti menyampaikan pandangannya, disambut oleh jawaban lugas dari Gus Ipul.

Salah satu peserta yang menyampaikan pandangannya yaitu Akbar. Dia menyampaikan apresiasi kepada Mensos Gus Ipul yang telah hadir langsung di Palu untuk berdialog.

"Dari sekian banyaknya instansi-instansi yang bersilaturahmi kepada kami, ini mungkin satu-satunya kementerian yang betul-betul datang langsung sekaligus dengan pimpinan-pimpinannya dan itu suatu kehormatan buat kami," kata Akbar.

Akbar bercerita bahwa banyak tantangan untuk eks napiter bisa kembali bermasyarakat. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan agar eks napiter bisa kembali berfungsi secara sosial.

"Jadi intinya saya berharap silaturahmi kita tidak berhenti di hari ini, saya berharap akan berlanjut dan kita bisa saling membantu saling support dan saling menjaga," ucap Akbar.

Sebagai informasi, turut hadir dalam dialog ini Rektor UIN Datokarama Palu Lukman S. Thahir, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Ishaq Zubaedi Raqib, serta pejabat terkait lainnya.




(prf/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPOM Intensifkan Patroli Siber untuk Tekan Peredaran Obat dan Makanan Ilegal di Platform Daring
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Ketua DPD Maltra Nus Kei Tewas Ditikam, Motif Pelaku Dipicu Dendam
• 17 jam laludetik.com
thumb
Menteri PANRB Buka Pameran Foto “Kartini Masa Kini: Jejak Langkah Kartini”, Tampilkan Karya Fotografi
• 17 jam lalukompas.com
thumb
BMKG: 8 Wilayah Waspada Hujan Lebat Senin Ini, Petir Ancam 5 Kota Besar
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Jawab Isu Bias Gender, SIG (SMGR) Terapkan Kebijakan Employment Opportunity Policy
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.