Sekolah Rakyat Bantu Pembuat Anglo Antarkan Anak Sekolah

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Surakarta: Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu. Dengan biaya gratis, siswa Sekolah Rakyat tidak terbebani biaya dan bisa fokus belajar untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita.

Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan keperluan sekolah seperti alat tulis, seragam, dan sepatu. Sekolah Rakyat juga memberikan kebutuhan makan tiga kali sehari dan asupan makanan kecil dua kali sehari.

Baca Juga :

Ditinggal Orang Tua, Sekolah Rakyat Bantu Akses Pendidikan Rafika
Sekolah Rakyat sangat membantu Sugiyanto yang hidup dalam keterbatasan. Sehari-hari, pria berusia 52 tahun asal Surakarta, Jawa Tengah, ini bekerja sebagai pembuat tungku tradisional (anglo), namun sesekali juga menerima pekerjaan serabutan seperti membuat alas lemari.

"Terima kasih Bapak Prabowo yang telah membantu anak saya bisa sekolah di Sekolah Rakyat, bisa meringankan beban orang tua," kata Sugianto, Senin, 20 April 2026. Perjuangan kepala keluarga Sugiyanto harus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Saat ini, ia memiliki istri dan tiga anak usia sekolah yang perlu ia nafkahi. Ia pun sempat khawatir penghasilannya tidak akan cukup untuk mengantarkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Sugiyanto, Pengrajin Anglo Surakarta. Foto Istimewa

Namun, pada suatu hari, ia mendapat informasi mengenai Sekolah Rakyat dari SMPN 9 Surakarta, sekolah tempat anak sulungnya, Muhammad Roid, menimba ilmu. Tanpa ragu, Sugiyanto kemudian mendaftarkan Roid ke sekolah tersebut setelah lulus dari jenjang SMP.

"Saya daftarkan anak saya ke Sekolah Rakyat karena tidak punya biaya. Untuk disekolahkan ke SMA biasa atau semacamnya, itu tidak punya biaya," katanya. Kurangi beban biaya Pendaftaran tersebut membuahkan hasil. Roid diterima di SMA SR 17 Surakarta pada tahun lalu dan kini telah menginjak kelas X semester II.

Ia melanjutkan, selama lebih dari enam bulan Roid bersekolah, Sugiyanto mengaku tidak lagi terlalu memusingkan biaya pendidikan. Pasalnya, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan gratis, tetapi juga fasilitas makan, seragam, perlengkapan sekolah, laptop, hingga asrama.

Sugiyanto dan anaknya, Roid. Foto Istimewa

"Sekolah Rakyat meringankan beban, karena tidak perlu memberi uang saku setiap hari, tidak perlu mengantar jemput anak sekolah. Itu sangat penting sekali, Itu sangat meringankan beban," terangnya.

Oleh karenanya, ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas program Sekolah Rakyat yang dinilainya mampu meringankan beban orang tua dengan keterbatasan ekonomi, namun tetap ingin mendorong anaknya melanjutkan pendidikan.

Sugiyanto juga menyampaikan harapan agar Roid dapat lulus dengan baik dan menjadi pribadi yang sukses.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
My Minister, My Man Abdurrahman
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
459 Ton Durian Beku Diekspor dari Palu ke Tiongkok | JURNAL NUSANTARA
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Berita Populer: Manfaat Balik Nama Kendaraan; SPBU Sepi Pengunjung
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif bagi Guru
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Detik-detik Motor Thunder Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Tangerang, Api Cepat Membesar
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.