Analisis Secara Politik Soal Video Seskab Berburu Buku di Blok M, Ternyata...

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai konten Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang sedang memilih buku di Blok M, Jakarta Selatan, sebagai komunikasi efektif pejabat publik mendekatkan pemerintah dengan rakyat.

"Kalau pola seperti ini yang terus dijalankan, ya, saya kira publik juga lama-lama akan merasakan bedanya," kata Hensa kepada wartawan, Senin (20/4).

BACA JUGA: Seskab Ungkit Inflasi Pengamat, LIMA: Tanda Lemahnya Kepercayaan Diri Pemerintah

Diketahui, Teddy melalui akunnya di Instagram pada Minggu (19/4) kemarin mengunggah video sedang berburu buku lawas di kawasan Blok M.

Dia bahkan ke Blok M dengan mengenakan kaos berkelir biru dan sandal berwarna putih. Tampak seseorang menemani alumnus Akmil 2011 itu.

BACA JUGA: Seskab Teddy Soroti Fenomena Inflasi Pengamat, Ajak Publik Bicara Berbasis Data

Hensa tidak memandang negatif kata pencitraan seorang pejabat, seperti ketika berbelanja buku ke Blok M. 

Menurutnya, membangun citra positif itu menjadi bagian yang sah dari komunikasi publik seorang pejabat negara.

BACA JUGA: Tanggapi Seskab Teddy, Direktur LIMA: Inflasi Pengamat Tak Bikin Negara Nyungsep

"Saya selalu bilang, pencitraan positif itu bagian dari kerjaan pejabat publik, bukan sesuatu yang perlu ditutup-tutupi," ungkap dia.

Hensa mengingatkan saat ini yang perlu dijaga ialah batasan antara melakukan pencitraan untuk kepentingan institusi dan pribadi.

"Ya, yang bikin runyam itu kalau pencitraannya untuk kepentingan pribadi, bukan institusi. Dua hal itu kelihatannya mirip, tetapi bedanya cukup jelas kalau mau jujur melihatnya," ujar dia.

Dalam konten yang diunggah itu, Seskab hanya hadir sebagai seseorang yang menikmati hobi seperti warga biasa.

Menurutnya, hal itu sudah cukup untuk membawa pesan pemerintah bisa dekat dengan rakyat.

Namun, Hensa mengingatkan bahwa satu unggahan positif belum cukup untuk mengubah persepsi publik secara permanen.

"Saya tidak mau terlalu cepat bilang ini bagus, tetapi kalau pola seperti ini konsisten dijalankan, bukan cuma sekali lalu hilang, ya, kepercayaan publik itu akan terbentuk sendiri. Buktikan saja dulu," pungkas Hensa. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota KKB Pelaku Penembakan Tito Karnavian Nekat Tabrak Kendaraan Petugas


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menilik Taktik Bank Jago (ARTO) 5 Tahun Kembangkan Aplikasi Investasi - Menabung
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pengakuan Mengejutkan Bojan Hodak Usai Persib Ditahan Dewa United
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Transjakarta Tabrak Pemotor di Jakut, Wanita yang Dibonceng Tewas Usai Luka Berat di Kepala
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
4 Sosok Pria di Lingkar RA Kartini yang Membentuk Pemikiran Modern dan Egaliter sang Pahlawan, Masih Keluarga?
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Mahasiswa Hukum Turun ke Jalan, Monas hingga DPR Jadi Titik Aksi
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.