Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Buka Dialog dengan Pengusaha AS di Washington

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka ruang dialog langsung dengan pengusaha Amerika Serikat (AS) di Washington D.C. Acara yang berlangsung pada Senin (20/4) ini bertujuan membahas kerjasama teknis antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan sektor swasta AS, dalam rangka mempererat hubungan ekonomi kedua negara.

Acara Joint Roundtable, yang diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council dan US Chamber of Commerce, dihadiri oleh perwakilan perusahaan terkemuka dari sektor keuangan, teknologi, energi, dan kesehatan. Menkeu Purbaya memaparkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global, serta strategi kebijakan fiskal untuk menghadapi dinamika geopolitik.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperdalam pasar keuangan, mendorong digitalisasi pembayaran, dan memperkuat ketahanan finansial. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong transformasi struktural menuju negara berpendapatan tinggi.

Strategi Menghadapi Ketidakpastian Global

Purbaya menekankan pentingnya reformasi konsisten, pengelolaan fiskal yang hati-hati, dan penguatan investasi untuk menghadapi ketidakpastian global serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam pertemuan G20 1st Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) Meeting, ia juga menyampaikan bahwa Indonesia telah melakukan reformasi regulasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

Di tengah krisis energi akibat perang, Purbaya menyebut ketahanan Indonesia saat ini adalah hasil dari reformasi struktural yang dilakukan sebelum krisis. Konflik di Timur Tengah menjadi pengingat bahwa efisiensi proses dan perizinan adalah kunci ketahanan energi. Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) untuk menangani hambatan dunia usaha merupakan salah satu reformasi penting yang dilakukan Indonesia.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berhitung Target Pendapatan Merdeka Gold (EMAS) Usai Temukan Tambang Emas Kolokoa
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Kekersan Seksual Tidak di Kampus Saja, Sosiolog Sebut Fenomena Gunung Es
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Miris! Pelajar SMA di Purwakarta Mengolok-olok hingga Acungkan Jari Tengah ke Guru di Sekolah
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
BBM Tembus Rp 23.900, Warga Dihadapkan Pilihan: Bertahan atau Turun Kelas
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Tak Dapat Lunasi BPIH, Ratusan Calon Haji Tangerang Batal ke Tanah Suci
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.