HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Cuaca di Sulawesi Selatan (Sulsel) diprediksi mengalami perubahan signifikan hari ini, Selasa, 21 April 2026. Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi hujan mulai muncul sejak siang hari hingga dini hari di sejumlah daerah. Wilayah mana saja saja?
Pagi hari di Sulsel relatif cerah berawan, sehingga aktivitas masyarakat diperkirakan masih berjalan normal tanpa gangguan berarti. Namun, memasuki siang hingga sore hari, kondisi mulai berubah dengan turunnya hujan di beberapa wilayah.
Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di sejumlah daerah, sementara hujan sedang berpotensi mengguyur wilayah seperti Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Sidrap, Sinjai, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Hujan Berlanjut hingga Malam dan Dini HariMemasuki malam hari, kondisi berawan masih mendominasi, tetapi hujan ringan tetap berpotensi terjadi di Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Palopo, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo. Hujan sedang juga diperkirakan turun di Luwu Timur dan Luwu Utara.
Sementara itu, dini hari tidak menunjukkan perbaikan cuaca yang signifikan. Awan tebal masih menyelimuti sebagian wilayah dengan potensi hujan ringan di Bone, Enrekang, Kepulauan Selayar, Palopo, Pinrang, Sidrap, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo. Hujan sedang juga diperkirakan terjadi di Bulukumba, Sinjai, Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara.
Kondisi Suhu dan AnginSuhu udara di wilayah ini diperkirakan berkisar antara 18 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 65 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan antara 5 sampai 30 kilometer per jam, yang turut memengaruhi perubahan cuaca tersebut.
Imbauan WaspadaSaat ini tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem. Kendati demikian, penting meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba, terutama pada rentang waktu siang hingga dini hari.
Warga diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu. Ini sebagai upaya pencegahan agar masyarakat tetap aman dan nyaman dalam beraktivitas di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.





