Penjualan Barang Mewah Lesu! Kekayaan Bernard Arnault Tergerus Rp856 Triliun

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kekayaan pemilik LVMH, Bernard Arnault, dilaporkan menyusut tajam seiring penurunan penjualan barang mewah di pasar global saat ketegangan geopolitik belum kunjung berakhir. Kondisi ini memicu koreksi saham LVMH yang turut mengerus kekayaan Arnault.

Perusahaan mencatat pendapatan senilai 19,1 miliar euro atau sekitar US$22,5 miliar pada kuartal I-2026. Nilai ini mencerminkan penyusutan sebesar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). 

Baca Juga :
Terungkap! 3 Cara Bill Gates Bangun Kekayaan hingga Jadi Miliarder
Mobil Sedan Listrik Ini Laku Ribuan Unit, Harganya Jadi Sorotan

Pertumbuhan organik tetap solid dengan membukukan kenaikan tipis 1 persen. Sayangnya, keuntungan ini tergerus penguatan nilai tukar dolar AS sebesar 7 persen.

Divisi fesyen dan barang kulit sebagai tulang punggung bisnis perusahaan mengalami kontraksi sebesar 2 persen. LVMH menaungi beberapa merek-merek besar seperti Louis Vuitton, Christian Dior, Celine, Givenchy hingga Rimowa.

Ilustrasi Outlet Dior Beauty
Photo :
  • plazasenayan.com

Seiring pelemahan kinerja perusahaan fesyen global, saham LVMH anjlok sekitar 26 persen sejak awal tahun 2026. Ini menjadi awal tahun terburuk dalam sejarah perusahaan bahkan lebih dalam dibandingkan krisis keuangan 2008 hingga pandemi COVID-19.

"Konflik di Timur Tengah sebagai salah satu faktor utama yang menekan penjualan," tulis Manajemen LVMH dikutip dari Forbes pada Senin, 20 April 2026.

Anjloknya harga saham LVMH turut menggerus valuasi perusahaan yang tersisa senilai 238 miliar euro atau sekitar US$269 miliar. Jumlah ini menandai penurunan signifikan dari puncaknya yang sempat menembus valuasi sebesar US$500 miliar pada tahun 2023.

Penurunan harga saham otomatis berdampak langsung pada kekayaan Arnault. Harta bos barang mewah ini menyusut hampir US$50 miliar atau  sekitar Rp856,9 triliun (estimasi kurs Rp 17.140 per dolar AS) sehingga Arnault turun dari posisi teratas daftar orang terkaya dunia menurut dara Real-Time Billionaires List Forbes

Nilai tertinggi kekayaan Arnault sempat mencapai sekitar US$233 miliar sehingga ia beberapa kali menduduki posisi orang terkaya dunia versi Forbes dalam periode 2019 hingga 2024. Kini, pundi-pundi cuan miliknya lenyak sekitar US$151 miliar sehingga harus terdepak ke posisi sembilan jajaran miliarder dunia. 

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati kinerja emiten barang mewah lainnya. Langkah ini guna melihat arah industri di tengah tekanan geopolitik global yang masih berlanjut.

Baca Juga :
IHSG Sesi I Goyah Usai Selat Hormuz Ditutup Lagi, Cek 3 Saham Paling Kinclong di Jajaran LQ45
Jangan Panik! Jam Rolex Lecet Hingga Hermes Tanpa Box Ternyata Masih Bisa Dijual Mahal, Ini Triknya
Motor Listrik Mulai Jadi Tren, Polytron Pede Jual 40 Ribu Unit

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dinkes Sumsel Pastikan Makanan Jemaah Calon Haji di Pesawat Aman dan Layak
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bapenda Sumsel Nilai Potensi Pajak Kendaraan Listrik Masih Terbatas
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
4 Terdakwa Tongtek Maut Talun Pati Divonis 3 Tahun Penjara, Ibu Korban Pingsan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Hyundai Motor dan TVS Motor Resmi Jalin Kemitraan untuk Mendorong Komersialisasi Kendaraan Listrik Roda Tiga di India
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Laporan PBB Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9 Persen pada 2026
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.