Pembangunan 103 Huntap di Tapanuli Utara Segera Rampung, Relokasi Dimulai Mei 2026

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

BNPB tengah mempercepat pembangunan 103 hunian tetap (huntap) di Desa Dolok Nauli, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Pembangunan 103 Huntap di Tapanuli Utara Segera Rampung, Relokasi Dimulai Mei 2026 (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan tengah mempercepat pembangunan 103 hunian tetap (huntap) di Desa Dolok Nauli, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, di mana 70 unit pertama ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Dengan demikian, BNPB juga menyebut bahwa gelombang pertama relokasi dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.

Baca Juga:
Iran Masih Pertimbangkan untuk Hadiri Diskusi Damai dengan AS di Pakistan

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan, sebanyak 70 hunian akan rampung 100 persen dan siap ditempati pengungsi pada Mei mendatang. Sementara itu, 33 unit sisanya masih dalam proses pembangunan.

"Sudah ada calon penghuninya. Ini yang tahap awal ada 70 (unit), insyaallah di Mei 2026 sudah jadi 100 persen dan bisa segera bisa ditempati. Saat ini, 33 unit rumah berikutnya juga sudah mulai dibangun sebagai kelanjutan tahap kedua," ujar Suharyanto seperti dikutip dari keterangan video, Selasa (21/4).

Baca Juga:
MBG Jangkau Perbatasan Indonesia–Timor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Adapun seluruh hunian tersebut dibangun melalui kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi. Hunian tetap ini nantinya akan memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur yang menyatu dengan area cuci piring di bagian belakang, lantai keramik, serta taman kecil di depan rumah.

Selain itu, lokasi tersebut dipastikan aman dari potensi bencana banjir dan tanah longsor serta memiliki ketahanan terhadap gempa bumi karena dibangun menggunakan material berkualitas, seperti bata merah, serta fondasi kuat dari batu kali dan tulangan besi sebagai pengikat antardinding.

Baca Juga:
Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026, dari Beras ke Cabai

Rumah-rumah ini nantinya diperuntukkan bagi pengungsi Tapanuli Utara yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor pada November lalu. Sekadar informasi, bencana tersebut tidak hanya melanda Sumatera Utara, tetapi juga Aceh dan Sumatera Barat.

"Ini adalah wujud bahwa penanganan bencana Sumatera tentu terus bergerak maju ke depan. Seluruh daerah, khususnya Tapanuli Utara, sekarang masuk tahap proses transisi menuju pemulihan, jadi tidak ada lagi masyarakat yang tidak tertangani," imbuh dia.

Baca Juga:
Wall Street Berakhir Melemah usai Ketegangan di Timur Tengah Kembali Memanas

Ia melanjutkan, calon penghuni huntap tersebut saat ini masih menetap sementara dengan menumpang di rumah warga atau sanak saudara. Suharyanto mengatakan bahwa mereka juga telah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga (KK).

"Kita harapkan pada bulan Juni mendatang seluruh warga sudah bisa pindah ke hunian tetap ini, sehingga pemberian DTH tidak perlu diperpanjang lagi," kata Suharyanto.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arsenal Kalah dari City, Arteta Tegaskan Perburuan Gelar Liga Inggris Dimulai Lagi
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Presiden Masoud Pezeshkian Serukan Diplomasi untuk Redakan Ketegangan, Iran Tegaskan Sikap Tegas Soal Negosiasi AS
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Dualisme Kepengurusan, DPP PBB Minta MK Batasi Kewenangan Menteri
• 15 jam laludisway.id
thumb
Deregulasi Besar Kemenpora Pangkas 191 Permenpora Menjadi Empat Aturan Utama Demi Efisiensi Birokrasi
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Erick Temui Seskab Teddy, Lapor Penyederhanaan 191 Permenpora Jadi 4
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.