Jajarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan terkoreksi lebih dalam hingga menyentuh level 7.200-an pada sesi perdagangan Selasa, 21 April 2026. Posisi terakhir IHSG berada di area 7.594,11 usai melemah 0,52 persen saat penutupan pasar Senin, 20 April 2026.
Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova menyampaikan, IHSG wave a dapat membentuk 3 ataupun 5 subwave. Namun, koreksi wave b diperkirakan terjadi sebelum reli kedua di wave c.
"IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menuju 7.345 atau bahkan 7.244 apabila mulai menembus di bawah 7.488," jelas Ivan dalam riset hariannya, Selasa, 21 April 2026.
Ivan menetapkan titik support IHSG berada di area 7.488, 7.244, 7.042 dan 6.838. Sementara itu, titik resistance di level 7.856, 8.000 dan 8.111.
- ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Lebih lanjut, Ivan membocorkan emiten-emiten yang berpotensi solid pada sesi perdagangan hari ini. Beikut rekomendasi saham potensial cuan yang menarik untuk para investor dan trader pantau.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
- Rekomendasi : Hold
- Target harga : 3.970
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 4.300-4.400
- Target harga : 4.600
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
- Rekomendasi : Hold
- Target harga : 4.640
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
- Rekomendasi : Trading Buy
- Area beli : 850-880
- Target harga : 1.010
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
- Rekomendasi : Hold
- Target harga : 7.300





