JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi pencegatan mobil oleh sekelompok pria bermasker di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya menyebut tindakan tersebut dilakukan berdasarkan laporan anonim dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana.
Baca juga: Viral Polisi Cegat Mobil di Daan Mogot Jakbar, Ini Penjelasan dan Kronologi Lengkapnya
Reza memastikan, pria-pria yang terekam dalam video tersebut merupakan anggota kepolisian yang sedang bertugas.
"Karena memang dari personel kami ini menerima laporan dari masyarakat yang tidak mau disebutkan identitas namanya, bahwa dicurigai ada transaksi narkoba atau tindakan yang menyalahi aturan," ungkap Reza saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, laporan tersebut menyebut adanya dugaan transaksi narkoba atau aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi.
Baca juga: Polisi yang Cegat dan Hendak Geledah Mobil di Daan Mogot Jakbar Diperiksa Propam
Berbekal informasi itu, anggota di lapangan berupaya menghentikan kendaraan yang dicurigai untuk dilakukan pemeriksaan.
Namun, menurut Reza, pengemudi mobil tidak kooperatif dan menolak untuk diperiksa.
"Makanya kita melakukan penggeledahan ke mobil tersebut. Tapi yang terjadi ya si yang meng-upload video ini dia tidak kooperatif, malah memviralkan video tersebut," ucapnya.
Situasi di lapangan sempat memanas.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pria berpakaian serba hitam dan mengenakan penutup wajah memaksa pengemudi membuka pintu mobil, bahkan salah satu di antaranya masuk ke dalam kendaraan.
Baca juga: Sekelompok Pria yang Cegat Mobil di Daan Mogot Jakbar Anggota Polsek Grogol
Aksi tersebut memicu kritik warganet yang menilai tindakan petugas terkesan arogan dan tidak sesuai prosedur.
Menanggapi hal itu, Reza mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kewaspadaan anggota saat menghadapi dugaan pelaku kejahatan.
"Kita kan juga ada antisipasi dari personel kami. Karena kan tahu sendiri kalau mungkin bahayanya dari dalam mobil itu, ya kita antisipasi," tuturnya.
Meski demikian, polisi mengakui bahwa tindakan anggota di lapangan tetap akan dievaluasi. Saat ini, personel yang terlibat tengah menjalani pemeriksaan internal oleh Propam.
"Nah, untuk saat ini sudah dimintai keterangan oleh dari Propam terkait dengan video viral itu," kata Reza.
Baca juga: Sekelompok Pria Cegat Mobil di Daan Mogot Jakbar, Ngaku Polisi dan Hendak Geledah Narkoba





