JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kementerian Ketenagakerjaan Irvian Bobby Mahendro mengaku pernah diminta satu unit motor Ducati Scrambler oleh eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel.
Hal ini Bobby sampaikan ketika diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pemerasan pengurusan sertifikat K3 yang menjerat Noel dan dirinya.
“Saudara sebelum dipindahkan itu ada enggak permintaan yang dilakukan oleh terdakwa Immanuel ini kepada saudara minta satu unit motor Ducati?” tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).
“Ada,” jawab Bobby yang dijuluki 'Sultan Kemenaker' itu.
Baca juga: Sultan Kemnaker Mau Jadi Saksi Mahkota, Noel Ebenezer Minta Tak Saling Serang
Bobby menceritakan, permintaan ini terjadi sekitar bulan Desember 2024.
“Pada saat itu yang bersangkutan menanyakan ke saya, ‘Dek, kamu main motor ya?’ bilang gitu. Kemudian saya bilang, ‘Iya Bang,” kata Bobby.
Setelah mengetahui Bobby pecinta Ducati, Noel sempat bertanya, “Kira-kira motor Ducati yang cocok untuk saya apa ya?"
Setelah berpikir sejenak, Bobby menyebut tipe Ducati Scrambler danmenunjukkan foto motor yang dimaksud.
Usai melihat foto yang ditunjukkan Bobby, Noel mengatakan, “Boleh juga itu”.
Baca juga: Alasan Bobby Sultan Kemnaker Ajukan Diri Jadi Saksi Mahkota Sidang Noel, PH: Iktikad Baik
Bobby awalnya bingung dengan penyampaian Noel.
Namun, dia menangkap maksud Noel dan tidak lama memesan model yang ditunjukkan.
Noel sempat menanyakan lagi kabar motor yang dimintanya.
“Saudara Immanuel menghubungi saya. ‘Bagaimana kamu, motor bagaimana?" gitu. ‘Siap, Bang,’ saya bilang. ‘Siap Bang segera dalam proses,’ saya bilang begitu. Nah pada saat itu, saya mengorder motor tersebut,” kata Bobby.
Pemesanan ini terjadi sekitar bulan Januari-Februari 2025.