Bukan Digusur, Pedagang di Sentul Bogor Bakal Ditata Lebih Rapi

metrotvnews.com
21 jam lalu
Cover Berita

Bogor: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan penataan di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor tidak menggeser para pedagang. Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut penataan itu malah memperindah dan menertibkan para pedagang.

“Penataan ini bukan untuk menggusur pedagang, tetapi untuk menata agar lebih rapi dan tertib. Di beberapa lokasi, pedagang tetap berada di tempat yang sudah ada dengan perbaikan fasilitas," kata dia di Kabupaten Bogor, Senin, 20 April 2026. 

Di sejumlah titik, penataan ulang kawasan dilakukan dengan menyiapkan lokasi pengganti yang lebih layak. Masyarakat diajak untuk bersama-sama mengawal upaya tersebut demi memperindah Kabupaten Bogor.
 

Baca Juga :

Pemkab Bogor Mulai Tata Ulang Kawasan Parung, PKL Ditertibkan

“Kami mohon dukungan dari semua pihak. Tantangan yang dihadapi cukup besar, namun dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih baik,” ujar dia.

Sebab, kata Rudy, Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang luas dengan ratusan desa di 40 kecamatan. Penataan itu dilakukan secara bertahap agar seluruh wilayah merasakan perubahan. 

“Kami memahami harapan masyarakat akan infrastruktur yang memadai. Perbaikan terus kami lakukan secara bertahap, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, serta jumlah penduduk yang sangat besar,” jelas dia.


Bupati Bogor Rudy Susmanto bertemu sejumlah pedagang di kawasan Sentul, Bogor. (Dokumentasi/ Istimewa)


Sementara, PT Sentul City juga turut berkomitmen dalam membantu Pemkab Bogor dalam menata daerah, khususnya di wilayah mereka. Publik Relations PT Sentul City Tbk, Maesa Putri menjelaskan, Sentul City menurunkan 70 personel untuk membantu percepatan penataan yang dilakukan Pemkab Bogor.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi kami dengan pemerintah untuk menciptakan kawasan yang bersih, tertib, rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Harapannya kegiatan ini bisa berjalan terus dan berkelanjutan," ungkap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejar Swasembada Gula, Ini Arahan Mentan ke Sinergi Gula Nusantara
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Kuasa Hukum RP Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Kliennya Diserang Lebih Dulu
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Keren! Ini 9 Negara di Asia yang Sudah Bisa Terima QRIS
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bedah Editorial MI: Jangan Mudah Memenjara Kepala Desa
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dapat Serangan Rasial Setelah Perkuat Dewa United Vs Persib, Ricky Kambuaya: Bagaimana Bisa Monyet Bermain Sepak Bola di Level Profesional?
• 1 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.