JAKARTA, DISWAY.ID – Setelah pihak Mahkamah Agung Amerika membatalkan kebijakan tarif dagang Trump, Amerika bakal kembalikan biaya tarif masuk ke 53 juta pengirim barang impor.
Dalam pengembalian biaya yang telah dibayarkan oleh lebih dari 330.000 importir ini, pihak pemerintah Amerika menyiapkan dana hingga 166 miliar dolar AS.
Setelah mengumuman pembatalan ini, ribuan perusahaan telah mulai mengajukan klaim atas biaya impor yang telah mereka bayarkan.
Jay Foreman selaku CEO Basic Fun yang bergerak di bidang mainan mengungkapkan bahwa sejauh ini pihaknya tidak mengalami permasalahan atas klaim yang diajukan.
BACA JUGA:Perdagangan Global Usai MA Batalkan Tarif Trump, Pengamat: Indonesia Harus Punya Modal Kuat
“Kami akan mengajukan klaim pada Senin pagi ini untuk dapat mengambil kembali uang yang telah dibayarkan,” tarangya seperti dilansir oleh Al Zajeera.com.
Meskipun demikian Foreman menyampaikan jika dengan kebijakan ini membuat sistem pengajuan klaim mengalami sedikit gangguan karena banyaknya pihak yang masuk secara bersamaan untuk mengirimkan data.
Keputusan Mahkamah Agung AS pada bulan Februari ini meberikan pukulan telak pada kebijakan tarif yang dikelaurkan oleh Donald Trump selaku Presiden Amerika.
Dalam berkas pengadilan, pejabat bea cukai mengatakan bahwa hingga 9 April, sekitar 56.497 importir telah menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menerima pengembalian dana elektronik, dengan jumlah total $127 miliar, atau lebih dari tiga perempat dari total yang berhak mendapatkan pengembalian dana.
Lebih dari 330.000 importir membayar tarif yang dipermasalahkan pada 53 juta pengiriman barang impor.
BACA JUGA:Denmark Jawab Ancaman Tarif Trump: Kami Berkomitmen untuk Menegakkan Kedaulatan Kami
Perusahaan harus menyerahkan deklarasi yang mencantumkan barang-barang yang secara kolektif mereka bayarkan miliaran dolar untuk pajak impor yang kemudian dibatalkan oleh pengadilan.
Jika CBP menyetujui klaim, dibutuhkan waktu 60-90 hari untuk pengembalian dana dikeluarkan, kata lembaga tersebut.
Pemerintah memperkirakan akan memproses pengembalian dana secara bertahap, dengan fokus pertama pada pembayaran tarif yang lebih baru.
Sejumlah faktor teknis dan masalah prosedural dapat menunda permohonan importir, sehingga setiap penggantian yang direncanakan bisnis untuk diberikan kepada pelanggan kemungkinan akan dilakukan secara bertahap.
- 1
- 2
- »





