JK Kumpulkan Tokoh-Pemuka Agama Poso dan Maluku, Beri Penjelasan Lengkap soal Ceramahnya di UGM

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

 

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bertemu para tokoh dan pelaku sejarah perundingan Damai Malino I untuk Poso dan Malino Il untuk Maluku (Muslim dan Kristen) di Jakarta. Pada acara tersebut, JK akan menjelaskan soal video ceramahnya di Masjid UGM yang dipotong dan menuai polemik.

Advertisement

BACA JUGA: Mengenal 6 Peserta The Icon Indonesia, Bakat Besar dari Ambon Hingga Multi-Instrumentalis Asal Bali

Dalam pertemuan itu, hadir sejumlah perwakilan Kementerian Agama. Seperti Sekjen Kementerian Agama Kamarudin Amin yang mewakili Menteri Agama Nasaruddin Umar, Dirjen Bimas Kristen Jeanie Marie dan juga tokoh Muhammadiyah, Prof Din Syamsudin.

"Saya mengundang bapak-bapak, teman-teman dari Ambon dan Poso untuk memberikan pengertian kepada kita semua, berbagi pengalaman. Karena apa yang saya sampaikan itu sebenarnya hanya pendahuluan. Ceramah saya di Gajah Mada itu atas permintaan mereka untuk bicara tentang proses perdamaian. Jalan panjang menuju perdamaian. Topik pembicaraannya," kata JK di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Menurut JK, dirinya sudah memberi pengertian kepada para tokoh agama dan masyarakat agar tak ada keliru maksud atau salah persepsi atas penyampaiannya. Namun tetap saja, ada dari mereka yang belum mengerti sehingga dikhawatirkan bisa menumbulkan konflik di horizontal.

"Mudah-mudahan sebagian besar umumnya sudah paham. Tapi yang saya khawatirkan ya efeknya. Efeknya bagi yang tidak paham, apabila ini tidak berhenti, bisa timbul di daerah-daerah," khawatir JK

"Saya (dengar) di Makassar, ada yang mau buat demo, saya bilang, 'Jangan, jangan, balik, jangan.' Di Medan juga ada, keluarga ini mau bergerak, macam-macamlah. Di Jawa saja saya peringatkan, 'Jangan, jangan, jangan.' Karena takutnya nanti meleset. Satu batu saja beterbangan bisa efeknya keras sekali untuk kita semua," imbuh JK.

JK berharap melalui pertemuan dan silaturahmi ini, ada pengertian melalui para peserta yang hadir untuk bisa meneruskan kepada komunitas dan kerabat agar tidak salah paham perihal ceramah yang disampaikannya. Sebab pada intinya, JK hanya ingin menyampaikan pesan soal perdamaian.

"Maka saya bicara perdamaian. Mungkin Bapak-bapak sudah baca atau sudah ikuti di media. Saya bicara tentang perdamaian di dunia ini," dia menandasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Vijay Prashad: Saatnya Indonesia Bangkit dengan Semangat KAA dan Sukarno
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Pemilihan Anggota MWA UGM Digelar Pekan Ini, Hanya Dipilih 16 dari 75 Calon
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Waspada! Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi Selama Pelaksanaan Ibadah Haji 2026
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Hari Kartini 2026 di Tangsel: Tini Indrayanthi Benyamin dan Truetami Ajeng Pilar Dorong Perempuan Cerdas, Mandiri, dan Religius
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Legislator NasDem Soroti Insiden Kekerasan Pemain di EPA-20: Jangan Kejadian Ini Dianggap Biasa
• 17 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.