Bandung: Pemerintah Kota Bandung meluncurkan program pemberdayaan perempuan bertajuk Peka Bersinar dalam momentum Hari Kartini 2026. Program ini ditujukan untuk memperkuat kemandirian perempuan, khususnya kepala keluarga, baik secara sosial maupun ekonomi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, program tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan perempuan yang menjadi kepala keluarga memiliki daya saing dan kemandirian.
"Program ini memastikan para perempuan, khususnya ibu tunggal, memiliki keberdayaan sosial dan ekonomi. Harapannya, mereka mampu membesarkan anak-anaknya menjadi generasi terbaik sebagai harapan masa depan Indonesia," ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Selasa, 21 April 2026.
Baca Juga :
Hari Kartini, Puan Sebut Perempuan Tentukan Perjalanan RIKepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Uum Sumiati mengungkapkan, secara administratif terdapat sekitar 183 ribu kepala keluarga perempuan di Kota Bandung. Jumlah tersebut mencapai sekitar 21,4 persen dari total kurang lebih 800 ribu kepala keluarga.
"Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mereka, baik dalam peningkatan kapasitas maupun akses ekonomi,” kata Uum ditempat yang sama.
Ilustrasi freepik
Uum menjelaskan, Peka Bersinar menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan, salah satunya pelatihan vokasional. Selama tiga tahun terakhir, lanjut Uum, tercatat sekitar 800 hingga 900 perempuan telah mengikuti pelatihan, mulai dari menjahit, kriya, hingga tata rias. Selain itu, pelatihan lain seperti katering juga digelar di berbagai lokasi.
"Kami juga akan melakukan inventarisasi seluruh peserta pelatihan guna mengukur efektivitas program, sekaligus memperkuat sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk sektor perdagangan dan UMKM," beber Uum.
Tak hanya itu, lanjut Uum, pihaknya berencana membentuk kelompok usaha di setiap kecamatan yang akan dipimpin oleh subkoordinator. Langkah ini bertujuan memetakan potensi usaha perempuan sejak skala kecil hingga berkembang lebih luas. Bagi pelaku usaha yang belum memiliki izin, Pemkot Bandung akan memfasilitasi proses perizinannya.
"Saat ini, pendataan baru mencakup sekitar tiga ribu perempuan dan akan terus diperluas secara bertahap. Program Peka Bersinar menjadi bagian dari komitmen kita untuk memastikan seluruh perempuan memiliki akses dan kesempatan yang setara dalam pemberdayaan ekonomi dan sosial," ungkap Uum.




