Harga BBM Non-Subsidi Naik, Puan Desak Pemerintah Jelaskan dan Mitigasi Dampaknya

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk memitigasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi.

"Kami mengimbau kepada pemerintah dan seluruh stakeholder untuk bisa memitigasi kesiapan terkait dengan harga BBM, apalagi sudah ada kenaikan harga BBM non-subsidi,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Selasa, 21 April 2026.

BACA JUGA:Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Kasus Longsor Bantargebang, Wagub Rano: Kita Beri Bantuan Hukum

Ia menegaskan, setiap kenaikan harga BBM harus disertai penjelasan yang jelas kepada publik, termasuk alasan kenaikan, durasi kebijakan, serta kemungkinan perubahan harga ke depan.

“Harus ada keadilan dan diberikan penjelasan kenapa harga tersebut naik dan sampai kapan, apakah harga tersebut akan terus naik atau tidak. Evaluasi ini juga harus disampaikan secara berkala,” ujarnya.

Politikus PDIP ini juga meminta pemerintah untuk memitigasi dampak perang AS terhadap harga BBM di Indonesia. Pasalnya, perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran masih sulit ditebak kapan akan berakhir.

BACA JUGA:DPR Kritik Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi: Pemerintah PHP

"Jadi memang DPR meminta kepada pemerintah untuk memitigasi segala hal yang kemungkinan-kemungkinan, yang akan terjadi. Karena kita juga belum mengetahui dengan situasi geopolitik yang terjadi, apakah perang ini akan berlanjut atau terus atau setop," pungkasnya.

Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang dijual di SPBU. Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku sejak 18 April 2026, sebagaimana tercantum dalam situs resmi Pertamina.

Kenaikan harga terjadi pada beberapa produk BBM non subsidi, dengan lonjakan yang cukup signifikan, terutama pada jenis diesel dan bensin beroktan tinggi.

Sebagai contoh di DKI Jakarta, Pertamax Turbo (RON 98) ditetapkan menjadi Rp19.400 per liter atau naik dari yang sebelumnya Rp13.100 per liter. Sementara itu Dexlite mengalami kenaikan menjadi Rp23.600 per liter atau naik dari sebelumnya Rp14.200 per liter.

BACA JUGA:UU PPRT Resmi Disahkan di Paripurna, Jadi Kado Indah Hari Kartini

Berikut harga BBM Pertamina untuk wilayah DKI Jakarta per 20 April 2026:

Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)

Solar Subsidi:6.800 per liter (tetap)

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Sahkan RUU Perlindungan Saksi dan Korban Jadi Undang-Undang
• 6 jam laludetik.com
thumb
Gempa Magnitudo 7,4 di Jepang, KBRI Tokyo Pastikan Belum Ada WNI Terdampak
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kenapa Ada Orang yang Lebih Suka Chat daripada Telepon?
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mau Investasi Kripto di Tengah Ancaman Krisis? Ini 7 Cara Aman agar Tidak Rugi
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
JK Temui Tokoh Poso dan Ambon, Jelaskan Konteks soal Ceramahnya yang Viral
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.