Mengetahui Terlalu Banyak? 11 Ilmuwan AS Meninggal Dunia atau Hilang Secara Misterius, Trump Perintahkan Penyelidikan

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Sejak tahun 2022, sebanyak 11 ilmuwan tingkat tinggi di Amerika Serikat dilaporkan meninggal atau menghilang secara misterius. Sebagian besar dari mereka terlibat dalam penelitian nuklir dan luar angkasa, sementara beberapa lainnya berkaitan dengan studi tentang UFO. Presiden AS Donald Trump telah berjanji akan melakukan penyelidikan.

Diketahui, sebagian ilmuwan tersebut menghilang dari rumah mereka, sementara yang lain hilang di jalur pendakian atau area publik lainnya. Secara pekerjaan dan penelitian, mereka tampaknya tidak saling terkait, namun seorang pakar menyebut kemungkinan ada faktor yang lebih gelap di balik kejadian ini.

Media Fox News pada 19 April melaporkan bahwa 6 dari mereka meninggal antara tahun 2022 hingga 2026, yaitu Michael David Hicks (59), Frank Maiwald (61), Nuno Loureiro (47), Jason Thomas (45), Amy Eskridge (34), dan Carl Grillmair (47). Keenamnya memegang peran penting dalam berbagai bidang penelitian ilmiah.

Penyebab kematian Hicks dan Maiwald tidak diketahui. Grillmair ditembak mati di luar rumahnya pada 16 Februari tahun ini, dan seorang pria berusia 29 tahun, Freddy Snyder, didakwa atas pembunuhannya.

Loureiro ditembak di rumahnya di Massachusetts pada Desember 2025 dan meninggal keesokan harinya akibat luka-lukanya. Kematiannya dikaitkan dengan insiden penembakan massal lain di Brown University.

Jason Thomas, wakil kepala bidang kimia biologi di perusahaan farmasi multinasional Novartis, terakhir terlihat meninggalkan rumahnya pada suatu malam, dan tiga bulan kemudian ditemukan tewas di sebuah danau di Massachusetts.

Amy Eskridge adalah seorang peneliti di Huntsville, Alabama, yang meninggal pada 11 Juni 2022 akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri.

Selain itu, lima ilmuwan lainnya dilaporkan hilang antara tahun 2023 hingga 2026 dalam kondisi mencurigakan, yaitu Monica Reza (60), Melissa Casias (53), Anthony Chavez (79), Steven Garcia (48), serta mantan jenderal Angkatan Udara William Neil McCasland (68).

Sebagian dari mereka menghilang dari rumah, sementara yang lain lenyap di jalur pendakian atau tempat umum lainnya.

Ahli UFO sekaligus dokter pensiunan, Steven Greer, mengatakan kepada Fox News Digital:
“Orang-orang ini mungkin menghilang karena adanya investigasi rahasia di tingkat sangat tinggi dalam pemerintah federal.”

“Sebagian mungkin ‘dibawa pergi’ karena mengetahui terlalu banyak, atau karena menghadapi interogasi atau tuduhan tertentu, sehingga memilih untuk menghilang.”

Greer juga menyebut kemungkinan lain bahwa para ilmuwan ini menjadi target organisasi kriminal transnasional yang ingin mencegah hasil penelitian mereka dipublikasikan.

Pada 16 April, Donald Trump mengatakan kepada wartawan:  “Saya berharap ini hanya kebetulan, tetapi kita akan mengetahui kebenarannya dalam satu setengah minggu ke depan. Saya baru saja keluar dari sebuah pertemuan terkait hal ini.” Ia juga berjanji akan menyelidiki kasus kematian dan hilangnya para ilmuwan tersebut.

Sebelumnya, National Nuclear Security Administration (NNSA) juga menyatakan kepada Fox News Digital bahwa mereka sedang menyelidiki kasus-kasus ini.

※Peringatan Tentang Bunuh Diri: Hargai hidup. Bunuh diri bukanlah solusi. Selalu ada jalan keluar. Jika Anda membutuhkan konseling atau bantuan terkait, silakan kunjungi klinik kesehatan mental setempat


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peneliti Ini Ungkap Sudut Pandang Berbeda Polemik Pernyataan Saiful Mujani
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Daftar Libur Mei 2026 Lengkap: 3 Long Weekend Siap Dimanfaatkan, Yuk Catat Tanggalnya!
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Lelahnya Jadi Mahasiswa Sekarang: Menulis demi Lolos Mesin, Bukan Ilmu
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Bobotoh Protes! Tuding Wasit Yoko Supriyanto sebagai Biang Kerok Gagalnya Persib Kalahkan Dewa United
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Pemkot Bogor Batasi PKL di Taman Heulang, Hanya Kuliner yang Diizinkan Jualan
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.