Asosiasi Pendeta Indonesia: Pernyataan JK Tidak Sesuai Ajaran Yesus Kristus

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Pendeta Harsanto Adi angkat bicara terkait polemik video ceramah mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada.

Ia menegaskan, isu tersebut menyentuh ranah sensitif karena berkaitan langsung dengan ajaran agama.

BACA JUGA: Hubungan JK dan Simpatisan Jokowi-PSI Memanas, Efriza: Gibran Bisa Kena Getahnya

Menurut Harsanto, penting untuk memahami terlebih dahulu definisi penistaan dalam konteks keagamaan. Difinisi penistaan adalah kurang lebih adalah tindakan penghinaan, perendahan atau pelecehan terhadap simbol, Kitab Suci, Tokoh Suci, atau kepercayaan suatu agama.

Ia menilai pernyataan yang disampaikan Jusuf Kalla tidak sesuai dengan ajaran dalam Kitab Suci Injil.

BACA JUGA: Efriza Sebut JK Tak Bisa Diam Kayak SBY, Masih Dibutuhkan untuk Penyeimbang

"Apa yang telah disampaikan Pak JK (Jusuf Kalla) adalah sesuatu yang tidak benar, tidak sesuai dengan ajaran Yesus yang tertuang dalam Kitab Suci Injil,” katanya saat dihubungi, Selasa (21/4).

Lebih lanjut, Harsanto menekankan, ajaran Yesus Kristus tidak pernah membenarkan kekerasan terhadap pihak yang berbeda keyakinan.

BACA JUGA: JK Ungkit Jasanya terhadap Karier Politik Jokowi, Efriza: Itu Akumulasi Emosi karena Dilecehkan

"Yesus tidak pernah mengajar pengikutnya bahwa membunuh orang yang tidak seiman itu masuk surga, dan kalaupun dirinya harus mati itu berarti mati syahit," ujarnya.

Dia menjelaskan, langkah pelaporan yang dilakukan didasari oleh keprihatinan terhadap dampak yang ditimbulkan di tengah umat.

"Pelaporan itu terjadi karena kita merasa bahwa pernyataan ini tidak benar, tidak sesuai ajaran Yesus Kristus dan tentu melukai umat Kristen," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan, pihaknya tetap membuka ruang rekonsiliasi. "Kita siap untuk memaafkan dengan catatan mengakui apa yang dikatakan tidak benar," tutupnya. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Menguat ke 17.126, IMF Ingatkan RI Jaga Belanja di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Lari Sambil Berbagi, DJBC-Rumah Zakat Hadirkan Aksi Kemanusiaan Lewat Ramadhan Run For Humanity
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Rekonstruksi Gaza Diperkirakan Butuh Lebih dari Rp1.216 Triliun
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kartini di Era Digital, Antara Literasi dan Nuditas Percakapan di Ruang Privat
• 8 jam laluharianfajar
thumb
9.200 Calon Haji Banten Siap Berangkat, Grand El-Hajj Cipondoh Jadi Embarkasi
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.