Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meresmikan 15 jembatan perintis dan 2 jembatan utama di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dia mengatakan negara, melalui Polri, hadir untuk membantu mobilitas masyarakat.
"Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah," ujar Komjen Dedi di lokasi pada Selasa (21/4/2026).
Ia lalu mengutip arahan Presiden Prabowo soal perlunya infrastuktur tangguh di tengah kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana. Oleh sebab itu Polri telah mendata dan membangun jembatan di lokasi-lokasi yang jadi titik koneksi satu area dengan area lainnya.
"Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah," jelas Komjen Dedi.
Dua jembatan utama yang dibangun diberi nama Dhira Brata. Nama tersebut diambil dari paguyuban alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1990, di mana Komjen Dedi termasuk di dalamnya.
Jembatan-jembatan ini diproyeksikan melayani lebih dari 1.200 Kepala Keluarga (KK). Jembatan-jembatan ini juga menghubungkan lebih dari 9 desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.
Komjen Dedi mengatakan proses Pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh Polri dan masyarakat setempat. Meski demikian, imbuh dia, desain jembatan dibuat oleh tenaga professional agar aspek keamanan dan keberlanjutan jembatan terjamin.
(aud/isa)





