Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan tak ada komitmen pendanaan dari Indonesia terkait keterlibatan dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP), termasuk isu yang menyebut adanya alokasi dana untuk Israel.
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) menegaskan bahwa komitmen pemerintah Indonesia dalam forum tersebut bersifat non-finansial dan tidak mencakup kewajiban pembayaran apa pun.
“Sampai sekarang tidak ada komitmen bayar yang saya tahu dari Presiden. Presiden hanya berkomitmen mengirim pasukan, tetapi tidak ada komitmen pembayaran. Apalagi uang saya dipakai untuk Israel, itu tidak ada,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan bahwa posisi Indonesia dalam BoP semata-mata untuk memastikan kepentingan kemanusiaan, khususnya perlindungan rakyat Palestina, tetap menjadi prioritas utama.
“Presiden posisinya jelas, ingin menjaga kepentingan rakyat Palestina sedekat mungkin. Tidak ada instruksi untuk menyiapkan dana untuk BoP,” katanya.
Sebelumnya, keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace telah diumumkan sebagai bagian dari upaya diplomasi global untuk mendorong stabilisasi dan rekonstruksi pascakonflik di Gaza, Palestina.
Hal tersebut juga pernah disampaikan oleh Sugiono Menteri Luar Negeri (Menlu) yang menyebut bahwa Indonesia ikut serta dalam penandatanganan Piagam BoP sebagai bagian dari rangkaian proses diplomasi internasional yang melibatkan banyak negara, terutama negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.
Dalam pernyataannya di Bad Ragaz, Swiss selepas menghadiri World Economic Forum Davos 2026, Sugiono Menlu menjelaskan bahwa BoP dibentuk untuk mengawal stabilisasi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.
Sementara itu, dinamika geopolitik di Timur Tengah turut memunculkan berbagai spekulasi, termasuk isu pengalihan dana bantuan internasional yang dikaitkan dengan konflik di kawasan tersebut. Namun pemerintah Indonesia menegaskan bahwa sikapnya tetap fokus pada jalur diplomasi dan bantuan kemanusiaan, bukan pendanaan militer atau pihak tertentu dalam konflik.
Indonesia sendiri selama ini konsisten mendukung kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi internasional, sekaligus aktif dalam forum multilateral untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai. (lea/saf/faz)



