DPR Ungkap Penjelasan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin soal Isu Overflight Indonesia-AS

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memastikan tidak ada perjanjian terkait overflight atau lintasan udara antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR Utut Adianto, di mana dia telah mengonfirmasi langsung ke Sjafrie mengenai kabar tersebut.

Advertisement

BACA JUGA: Pimpinan DPR Ingatkan Pembahasan Revisi UU Pemilu Tak Boleh Tergesa-gesa: Nanti Ada Lagi yang Gugat

"Beliau jelaskan tidak ada itu," kata Utut di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini memastikan, tak ada bagian dari kesepakatan dengan AS untuk menyerahkan kedaulatan udara Indonesia.

"Jadi tidak ada di sini yang sifatnya bahwa kedaulatan kita sudah diberikan kepada United States, utamanya di udara kita," ungkap Utut.

Dia menegaskan, setiap aktivitas di wilayah udara Indonesia harus melalui mekanisme pemberitahuan kepada Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Udara.

"Artinya buat kita, tetap harus ada notice kepada Kemhan dan AURI kita," jelas Utut.

Selain itu, dia mengungkapkan, kerja sama pertahanan antara Indonesia dan AS yang disepakati dalam kerangka Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) bukan merupakan aliansi militer.

Kerja sama MDCP tersebut menitikberatkan pada penguatan kapasitas pertahanan Indonesia, termasuk modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan transfer teknologi.

"Ini kalau ini data dari beliau, pendidikan militer profesional jadi akan ada perluasan akses program IMET, International Military Education and Training, dan juga nanti interoperabilitas operasional, jadi peningkatan kompleksitas latihan rutin antara lain sebesar Super Garuda Shield," kata Utut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reaksi Rano Karno soal Eks Kepala Dinas LH DKI jadi Tersangka Longsor Bantargebang
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Pakar: data-driven decision jadi kunci efisiensi rantai pasok industri
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
BPK Serahkan IHPS II/2025: Kerugian Negara Rp6,8 Triliun, Uang Terselamatkan Rp42,87 Triliun
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
BEI Intensifkan Komunikasi dengan MSCI, Reformasi Pasar Masih Dievaluasi
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Bandung BJB Tandamata Dikabarkan Rekrut 3 Pemain Asing untuk AVC Champions League 2026, Siapa Saja?
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.