Purbaya: Kata S&P Rating Kredit RI Tak Akan Berubah Selama 2 Tahun, BBB Stabil

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) menilai peringkat kredit Indonesia akan tetap berada di level BBB dengan outlook stabil dalam dua tahun ke depan. Purbaya menceritakan, pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan S&P saat keduanya bertemu di Washington DC, Amerika Serikat (AS). “Jadi pas ngomong dia (pemimpin S&P) langsung buka, intinya dia bilang rating kamu tidak berubah. BBB outlook stabil. Wah, saya bilang terima kasih,” kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Selasa (21/4). Menurut dia, kepastian tersebut sempat membuatnya terkejut. Namun, S&P kemudian menjelaskan bahwa stabilnya rating itu mencerminkan tidak adanya perubahan peringkat. Meski begitu, S&P tetap akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Purbaya menyebut, pertemuan lanjutan juga akan dilakukan pada Juni mendatang untuk mengevaluasi konsistensi kebijakan yang telah disampaikan pemerintah. Menurut Purbaya, keputusan S&P mempertahankan rating Indonesia didukung oleh fundamental ekonomi yang dinilai masih solid di tengah gejolak geopolitik saat ini, termasuk defisit fiskal yang tetap terkendali dan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas. “Fondasi ekonomi bagus, di tengah gejolak ini masih bagus, defisit terkendali, komitmen kita kuat, ya, terkendali. Kalau saya baca sinyal dia, dia bilang gitu, artinya dua tahun ke depan nggak akan berubah peringkat kami,” jelasnya. Selain itu, kinerja penerimaan pajak juga menjadi salah satu faktor positif yang dilihat S&P. Purbaya menyebut, penerimaan pajak pada dua bulan pertama tahun ini tumbuh hingga 30% secara tahunan, meskipun sedikit melandai pada Maret karena faktor musiman. Ke depan, pemerintah akan terus memperbaiki sejumlah indikator yang menjadi perhatian S&P, termasuk rasio pembayaran utang terhadap pendapatan negara, salah satunya melalui optimalisasi penerimaan pajak. “Sekalian juga saya bisa beresin program-program yang macet-macet, kita jalanin sesuai dengan concern dari S&P, antara lain salah satu concern-nya rasio pembayaran utang ke income-nya. Kan, saya akan betulin pajaknya,” katanya. “Jadi bentar lagi pajak akan kita gebrak-gebrak lagi supaya performanya lebih bagus walaupun sekarang lebih bagus. Jadi hubungan kita dengan S&P baik. Dan mereka juga terbuka. Apa yang harus kita perhatikan, segala macam. Kita akan bereskan itu,” tutupnya.

Purbaya: Indonesia Kadang Dipuji Kadang Diragukan

Purbaya juga menilai sentimen terhadap kondisi ekonomi Indonesia kerap berubah-ubah, dari yang semula positif menjadi diragukan dalam waktu singkat. Dia mengatakan, kondisi fiskal nasional sebenarnya sudah cukup baik, namun seringkali muncul narasi negatif yang membuat persepsi publik berbalik. Menurut Purbaya, keraguan tersebut bukan berasal dari kondisi fundamental ekonomi dalam negeri, melainkan lebih dipengaruhi oleh opini yang berkembang, termasuk dari luar negeri. “Sentimen di Indonesia gampang terbalik kadang-kadang dipuji, besoknya lagi diragukan, begitulah fiskal sudah bagus, keluar lagi berita jelek, bukan jelek beritanya sih, bukan jelek keadaan fiskalnya, cuma di luar banyak yang menghembuskan bahwa kita kinerja fiskalnya jelek dan kelihatannya ekonominya betul-betul akan jatuh,” katanya. Dia menegaskan, saat bertemu dengan investor maupun lembaga pemeringkat global, pandangan terhadap Indonesia justru relatif jelas dan tidak mempermasalahkan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menambahkan, dinamika sentimen tersebut tidak lepas dari pengaruh ketidakpastian global yang sedang meningkat, mulai dari konflik kebijakan hingga “noise” informasi yang berlebihan. Meski demikian, Purbaya memastikan fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat dan meminta publik tidak perlu khawatir terhadap kondisi saat ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tolak Bernegosiasi dengan AS di Bawah Bayang-Bayang Ancaman
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Apple Ganti CEO, Tunjuk Insinyur Pembuat iPhone Jadi Bos Baru
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kak Kev Debut di Monster Pabrik Rambut, Sutradara: Saya Tidak Menyesalinya
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pertarungan Menuju Tangga Juara BRI Super League: Perseteruan Abadi Persib Vs Persija Bisa Menguntungkan Borneo FC
• 5 jam lalubola.com
thumb
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Hari Ini
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.