Pemkot Jaksel Tangkap dan Musnahkan Ikan Sapu-Sapu Sesuai Saran MUI

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyatakan proses penanganan ikan sapu-sapu dilakukan sesuai rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait tata cara penguburan. Sebelumnya, MUI mengkritik proses pemusnahan ikan sapu-sapu yakni dengan cara dikubur hidup-hidup secara massal.

"Agar tidak menimbulkan kekeliruan ke depannya, kami melaksanakan proses ini sesuai saran MUI. Hari ini sudah berjalan dengan baik," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga
  • MUI Tolak Penguburan Ikan Sapu-Sapu Hidup-Hidup, Lebih Baik Dijadikan Pakan Ternak dan Pupuk
  • Isu Siomai Berbahan Ikan Sapu-Sapu Bikin Resah, Pedagang Buka Suara
  • Ahli: Ikan Sapu-Sapu Bisa Gali Lubang Menembus Tanah Usai Dikubur Hidup-Hidup

Anwar menjelaskan, petugas gabungan kembali melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di Pintu Air Setu Babakan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pihaknya memastikan, sebelum ikan dikubur, seluruh ikan dipastikan dalam kondisi mati.

"Pada kegiatan kali ini, ditargetkan sebanyak lima ton ikan sapu-sapu kita tangkap. Pada Jumat lalu, petugas berhasil mengumpulkan sekitar 5,3 ton ikan sapu-sapu," ucapnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam menjaga kualitas lingkungan dan air. Keberadaan ikan sapu-sapu dinilai berdampak signifikan terhadap ekosistem perairan, khususnya terhadap populasi ikan lokal yang biasa dikonsumsi masyarakat.

"Populasi ikan lokal menurun karena telur-telurnya dimangsa oleh ikan sapu-sapu," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan penangkapan akan dilakukan secara intensif dua kali dalam sepekan dengan fokus pada wilayah hulu. Langkah ini diharapkan dapat menekan populasi ikan sapu-sapu hingga ke wilayah hilir.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas lingkungan dan air semakin baik sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera," paparnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Yanuar Hadi (47) mengapresiasi upaya Pemkot Jakarta Selatan dalam mengintensifkan penanganan ikan sapu-sapu.

"Kami mendukung kegiatan ini karena pengendalian ikan sapu-sapu lebih baik dibandingkan harus mengorbankan ikan lokal," kata Yanuar.

Pengendalian ikan sapu-sapu dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah dengan melibatkan sekitar 60 personel gabungan dari unsur Pemkot Jakarta Selatan, TNI, dan unsur masyarakat.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai 3 Kali Naik, China Akhirnya Pangkas Harga BBM Perdana Tahun Ini
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Bahlil Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ketua Golkar Maluku Tenggara Usai Ditikam di Bandara
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Tim Cook Tidak Meninggalkan Apple, Ini Jabatan Barunya
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Usai Hapus Pungli, Dedi Mulyadi Ingatkan Jangan Macam-macam di Jembatan Cirahong, KDM: Hayo, Hati-hati
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Terkuak, Ternyata Ini Tujuan Purbaya Kenakan Bea Keluar Batu Bara
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.