Preview Burnley vs Manchester City

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

JakartA: Ibarat sebuah ajang balap, Manchester City sedang melaju dengan rasio gir paling tinggi. Laga tunda kontra Burnley di Turf Moor, Kamis, 23 April 2026, dini hari WIB, menjadi kesempatan Erling Haaland dan kawan-kawan menikung Arsenal di puncak klasemen.

Dengan selisih tiga poin dari Arsenal dan satu laga di tangan, kemenangan akan membuka jalan bagi pasukan Pep Guardiola untuk menyamai bahkan menyalip ke puncak klasemen.

Secara matematis, peluang City melakukan kudeta terbuka lebar. Jika menang dengan selisih dua gol, mereka langsung menggusur Arsenal dari singgasana.

Modalnya pun tak main-main. Catatan pertemuan juga berpihak mutlak kepada City. Dari 15 laga terakhir Liga Primer, mereka memenangi 14 laga kontra Burnley dengan agregat gol mencolok 45-6. Bahkan, City 11 pertemuan beruntun selqlu menang dari Burnley.
 

Baca Juga :

Jadwal Pekan 34 Liga Inggris: Arsenal dan City Rebutan Puncak

Kondisi tuan rumah pun jauh dari ideal. Burnley masih berkutat di zona degradasi. Sementara itu, performa tandang City juga impresif. Sejak Desember, mereka mengoleksi poin tandang terbanyak dibanding tim lain.

Momentum kali ini diperkuat dengan tradisi kuat City di fase akhir musim. Di bawah asuhan Pep Guardiola, mereka nyaris tak tersentuh selama periode April sejak 2021 dengan catatan 30 kemenangan dan hanya tiga kali imbang.

Rasio kemenangan Guardiola di setiap bulan April mencapai 71,4%. Statistik tersebut menegaskan reputasi City sebagai monster di fase akhir musim. Meski begitu, Guardiola menegaskan timnya perlu menjaga fokus agar tidak terpeleset.

“Kami masih berharap. Tapi kenyataannya kami belum di posisi teratas. Kami memperpanjang peluang untuk bertarung sampai akhir,” kata Guardiola dikutip BBC.

“Klasemen tidak berbohong. Kami kompetitif dan tidak boleh kehilangan fokus," imbuh juru taktik asal Spanyol itu.

Secara probabilitas, persaingan kini mulai mengerucut. Data Opta menunjukkan peluang Arsenal menjuarai liga masih lebih besar tetapi merosot dari 97% sekarang menjadi 73%. Sebaliknya, peluang City melonjak menjadi 27%. Itu mencerminkan perubahan arah angin dalam perebutan gelar.

Meski demikian, jalan menuju trofi belum sepenuhnya berpihak ke satu tim. Arsenal memiliki jadwal sisa yang relatif lebih ringan. Bahkan jika City dan Arsenal menyapu bersih semua laga, penentuan berpeluang ditentukan selisih gol.

Persaingan ketat musim ini pun memantik beragam prediksi. Eks gelandang Danny Murphy menilai City punya keunggulan momentum.

“Saya rasa ini sedikit condong ke City. Momentum dan kepercayaan diri mereka sedang tinggi. Kedua tim kemungkinan besar akan menang terus, tapi City bisa unggul lewat selisih gol,” kata Murphy dikutip BBC.


Pelatih Manchester City Pep Guardiola. Foto: Instagram @mancity

Senada, mantan bek MU Gary Neville melihat City berada di jalur yang tepat. Menurut Neville, City seperti kereta yang sulit dihentikan dan terbiasa menang di momen besar. Namun tidak semua sepakat. Eks striker MU Wayne Rooney justru masih menjagokan Arsenal.

“Perburuan gelar belum selesai. Mungkin masih akan ada kejutan. Saya melihat Arsenal masih sedikit lebih difavoritkan, mungkin menang dengan selisih dua poin,” ucap Rooney.

“Di fase ini, semuanya soal siapa yang paling bisa menjaga ketenangan. Itu yang akan menentukan juara," tambahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Militer Israel: Hizbullah Melanggar Gencatan Senjata, Ancaman Telah Dinetralisir dengan Serangan Presisi
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Catat! Ijazah Pesantren Diakui Negara dan Setara Pendidikan Formal
• 11 jam laluokezone.com
thumb
KPI Sebut Media Penyiaran Punya Peran Besar Wujudkan Keadilan bagi Perempuan
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Tim Kedubes Tiongkok Inspeksi ke Makassar di Tengah Ketidakjelasan Investasi PSEL
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Minyak Rusia Jadi Alat Tawar, Hungaria Tekan Ukraina dan Uni Eropa
• 21 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.