JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal I tahun 2026.
Rosan menyampaikan, realisasi investasi pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp498,79 triliun atau 100,36 persen dari target Rp497 triliun.
“Itu adalah peningkatan 7,22 persen year on year-nya. Dan itu juga penyerapan tenaga kerja Indonesia-nya mencapai 706.569 orang atau 18,93 persen untuk year on year-nya,” ucap Rosan di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (21/6/2026).
Baca juga: PM Albanese Hubungi Prabowo, Apresiasi Ekspor Pupuk Urea Indonesia ke Australia
Rosan menjelaskan, komposisi investasi itu menunjukkan keseimbangan antara penanaman modal baik di dalam negeri dan asing.
Menurutnya, nilai investasi asing mencapai Rp249,94 triliun.
Lebih lanjut, ia mengungkap distribusi investasi pada wilayah Indonesia juga relatif merata.
Komposisinya yaitu investasi di luar Jawa sebesar 50,37 persen dan Jawa 49,63 persen.
Sementara dari sektor investasi, menurut Rosan, yang paling mendominasi adalah industri logam dasar atau barang logam seperti smelter, investasi bidang jasa, pertambangan, perumahan, kawasan industri, transportasi, gudang, serta telekomunikasi.
Baca juga: Pemerintah Target Tambah 17 Gigawatt PLTS, Prabowo Minta Realisasi Dipercepat
Selanjutnya, CEO Danantara itu juga mengatakan bahwa minat investor asing terhadap Indonesia tetap tinggi meskipun dunia menghadapi ketidakpastian geopolitik dan geokonomi.
“Ini terbukti dari investasi yang masuk juga masih sesuai dengan yang kita rencanakan, walaupun itu juga sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan kalau saya boleh sampaikan,” imbuh Rosan.
Dia kemudian menjabarkan tren realisasi dan target investasi nasional yang menunjukan peningkatan dalam jangka panjang.
Rinciannya, total investasi pada periode 2014-2024 mencapai sekitar Rp9.100 triliun, sedangkan target pada 2025-2029 meningkat menjadi lebih dari Rp13.000 triliun.
“Peningkatannya memang cukup signifikan, tapi alhamdulillah masih bisa tercapai target-target itu. Kita harapkan ini bisa terus terjaga investasi ini,” lanjutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang