TABLOIDBINTANG.COM - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan disebut mengeluarkan pernyataan kontroversi dan ramai di media sosial. Kutipan yang beredar menyebut “rakyat terlalu banyak mengkritik tapi isinya kosong” hingga “rakyat itu aib bagi pemerintah”.
Namun, klaim tersebut tidak ditemukan dalam pernyataan resmi di ruang publik.
Merasa informasi tersebut menyesatkan, seorang warga bernama Nadhima melaporkan beberapa akun penyebar hoax ke Polda Jawa Timur.
Konten tersebut dinilai berpotensi membentuk opini publik yang keliru karena membawa nama pejabat negara.
Kuasa hukum pelapor, Michael Sugianto dari Ansugi Law, menegaskan pihaknya telah menelusuri kebenaran informasi tersebut, namun tidak menemukan bukti yang mendukung.
“Tidak kita temukan satu pun rekaman atau bukti nyata bahwa Pak Zulhas menyampaikan pernyataan tersebut di media mana pun,” ujar Michael kepada wartawan usai membuat laporan di Polda Jawa Timur, Selasa (21/4).
Michael menjelaskan, laporan ini berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik. Meski demikian, Michael menyebut perkara ini termasuk delik aduan absolut yang pada prinsipnya dilaporkan oleh pihak yang dirugikan langsung.
Michael menegaskan, kliennya mengaku terdorong mengambil langkah hukum karena merasa dirugikan secara moral. Ia menilai penyebaran informasi tanpa verifikasi bisa memicu kesalahpahaman luas di masyarakat.
Selain itu, ia juga menyoroti peran akun media sosial dengan jangkauan besar yang dinilai mempercepat penyebaran informasi yang belum tentu benar.
Pihak kuasa hukum berharap kepolisian dapat segera melakukan penelusuran digital forensik guna mengungkap sumber awal penyebaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan fakta sekaligus mencegah dampak yang lebih luas di tengah masyarakat.




