Zulhas Desak 32 Gubernur dan Bupati Kebut Pembangunan Proyek Pembangkit Sampah Jadi Listrik

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Menko Pangan Zulkifli Hasan mendesak para gubernur serta bupati untuk segera mempercepat realisasi proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Zulhas Desak 32 Gubernur dan Bupati Kebut Pembangunan Proyek Pembangkit Sampah Jadi Listrik. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, mendesak para gubernur serta bupati untuk segera mempercepat realisasi proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Zulhas menegaskan, percepatan ini merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang mana jika proyek tidak kunjung rampung dalam waktu yang ditentukan, maka pemerintah pusat tidak segan mengambil alih pengerjaannya.

Baca Juga:
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo soal Program Pengelolaan Sampah Jadi Energi

"Karena ini perintah Bapak (Presiden) langsung. Kalau dalam tujuh minggu, enggak selesai juga, ya terpaksa kita ambil lagi. Perintahnya begitu," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di kantornya, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dia menilai kondisi pengelolaan sampah di Indonesia sudah masuk kategori darurat. Menurutnya, salah satu indikatornya adalah menumpuknya sampah di berbagai wilayah hingga memicu bencana yang menelan korban.

Baca Juga:
Aturan Baru Terbit, SPPG Wajib Terapkan Sistem Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

"Karena kita ini sudah masuk kategori darurat sampah. Apa buktinya? Ya, sudah menggunung. Kemarin ada bencana itu. Di mana? Bantar Gebang," kata Zulhas.

Lebih jauh Zulhas menyampaikan, dalam waktu dekat pemerintah akan kembali melakukan penandatanganan kerja sama antara pemerintah daerah dengan BUPP untuk 12 proyek PSEL lainnya. Dia bahkan mengklaim 12 proyek tersebut akan rampung dalam waktu kurang dari tujuh minggu.

Baca Juga:
Pengolahan Sampah Jadi Listrik Dipercepat di Banten dan Jawa Tengah

"Kemudian, setelah ini ada 12, segera. 12 ini yang tidak akan lebih dari 7 minggu. Yang 12 lagi tidak lebih tujuh minggu akan kita selesaikan cepat agar ini semua bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Jika seluruh proyek di 32 kawasan aglomerasi berhasil diselesaikan, kata dia, maka baru sekitar 24 hingga 25 persen persoalan sampah nasional dapat teratasi.

"Kalau ini semua selesai sampai totalnya 32 aglomerasi itu selesai semua, baru kita menyelesaikan 24-25 persen (masalah sampah)," kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK panggil eks Wabup Pekalongan Riswadi pada kasus Fadia Arafiq
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Dari Unipolar ke Multipolar, Dominasi Dolar AS Tergerus
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Bakal Sederhanakan Aturan PLTS, Ini Bocorannya
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Zhongnanhai untuk Pertama Kalinya Ungkap Alasan Hilangnya Lima Jenderal — Xi Dijuluki “Pemenggal Agung”
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Wabup Lombok Tengah Ingatkan Calon Haji Patuhi Aturan di Makkah
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.