Jambi Targetkan Swasembada Beras Melalui Kerja Kolaboratif

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, BATANG HARI, – Gubernur Jambi, Al Haris, menyatakan keyakinannya bahwa melalui kerja kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Provinsi Jambi dapat mencapai swasembada beras. Hal ini disampaikan saat kegiatan tanam padi program cetak sawah rakyat di Kabupaten Batang Hari, Jambi, Selasa.

Menurut Al Haris, saat ini Jambi hanya mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan pangan lokal. "Masih ada kekurangan sekitar 29 persen untuk menuju swasembada. Diyakini bisa tertutupi dengan penambahan luas lahan dari program cetak sawah," ujarnya.

Berdasarkan data, pada 2025 telah terealisasi lahan seluas 1.469,51 hektare, dan pada 2026 pemerintah berencana menambah lagi 1.009,32 hektare. Program ini menyasar sejumlah kabupaten, termasuk Bungo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, dan Batang Hari.

Gubernur Jambi menegaskan pentingnya optimalisasi musim tanam dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang ada. "Kita tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Semua harus bergerak bersama, mulai dari pemerintah hingga masyarakat," kata Al Haris.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengingatkan petani untuk mempercepat musim tanam. Ia menekankan bahwa ketersediaan air sangat bergantung pada kondisi alam. "Tanam saat masih ada hujan ini, mumpung masih ada air. Karena dengan menanam hari ini, kita akan lebih cepat panen," imbaunya.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wawancara Eksklusif: Kartini Modern Ernie Widianty, dari Dokter hingga Transportasi Jakarta
• 16 jam laludisway.id
thumb
KOWANI Apresiasi Proses UU PPRT, Tekankan Perlindungan dan Keseimbangan Hak
• 17 jam laludisway.id
thumb
Dari Rumah Sakit, Zayn Malik Sampaikan Pesan Haru untuk Penggemar
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kapan China Bisa Terbitkan Obligasi di Indonesia?
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
BREN dan DSSA Berisiko Tergusur Dari Indeks Saham Domestik dan Global
• 29 menit lalukompas.id
Berhasil disimpan.