Surabaya, VIVA – Momentum Hari Kartini kembali dimaknai sebagai ajang refleksi bagi perempuan masa kini untuk menemukan kembali jati diri dan kekuatannya di tengah arus kehidupan modern.
Semangat itu tercermin dalam kegiatan bertajuk SriKandi Revival: Heritage of Empowered Women yang digelar komunitas Kawan Baik. Founder Kawan Baik, Martha Kp Nindya, menyebut peringatan Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keberanian dan integritas perempuan. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
“Tema Srikandi Revival bermakna kebangkitan kembali jiwa perempuan tangguh di era modern. Perempuan yang bukan hanya kuat secara luar, tapi juga punya nilai, integritas, dan keberanian untuk bersuara,” tuturnya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu 22 April 2026.
Ia menambahkan, konsep Heritage of Empowered Women menekankan pentingnya warisan nilai dari generasi ke generasi. Menurutnya, perempuan masa kini dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam menjalani berbagai peran.
“Perempuan hari ini harus berani bersuara, tahu batasan, dan ber attitude serta memiliki integritas. Kita tidak hanya ingin didengar, tapi juga dihargai karena kualitas yang kita miliki,” ujar Marta.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengikuti sesi reflektif bertajuk “Release Your Emotion”. Sesi ini mendorong perempuan untuk mengenali dan melepaskan beban emosional sebagai langkah awal membangun versi diri yang lebih kuat.
Selain itu, digelar pula talkshow inspiratif bersama Aloysia Dian Nimas Prameswari yang membahas peran perempuan dalam menghadapi tantangan masa kini.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semangat Kartini dapat terus hidup dalam bentuk yang relevan dengan zaman—yakni perempuan yang saling mendukung, berdaya, serta berani melangkah maju dengan integritas.





