Penulis: Nabila
TVRINews, Kalimantan Selatan
Sebanyak 11.358 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Selasa (21/04/2026). Dari total peserta tersebut, lima di antaranya merupakan peserta disabilitas.
ULM menyiapkan sembilan lokasi ujian dengan 24 laboratorium komputer sebagai ruang pelaksanaan. Sebanyak 23 ruang berada di kampus utama Banjarmasin, Jalan Brigjen H. Hasan Basri, dan satu ruang lainnya berada di Fakultas Kedokteran, Jalan Veteran.
Selama pelaksanaan UTBK, pihak kampus juga melakukan sterilisasi lingkungan dengan menutup sejumlah fasilitas serta membatasi aktivitas di sekitar lokasi ujian guna menjaga ketenangan dan kelancaran pelaksanaan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM, Iwan Aflanie, menegaskan bahwa ULM berkomitmen menyelenggarakan UTBK secara transparan, tertib, dan inklusif. Ia juga menegaskan bahwa setiap bentuk kecurangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami terus berkoordinasi dengan panitia pusat di Jakarta untuk mendeteksi sedini mungkin adanya anomali atau kejanggalan data peserta. Jika terbukti terjadi kecurangan, maka hasil ujian akan dibatalkan dan dapat dikenakan sanksi lanjutan,” jelas Iwan.
Pelaksanaan UTBK-SNBT di ULM berlangsung mulai 21 hingga 29 April 2026. Pada hari pertama, tercatat 645 peserta mengikuti ujian, sementara 21 peserta tidak hadir.
ULM menargetkan minimal 40 persen penerimaan mahasiswa baru berasal dari jalur UTBK-SNBT pada setiap program studi, sesuai ketentuan nasional penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri.
Editor: Redaktur TVRINews





