EtIndonesia. Komando Pusat AS (CENTCOM) pada 19 April mengunggah di platform X bahwa para pelaut melakukan operasi penerbangan di atas kapal induk USS Gerald R. Ford yang berada di Laut Merah. Kelompok tempur kapal induk tersebut saat ini beroperasi di wilayah tanggung jawab CENTCOM, yang juga merilis foto-foto terkait.
Menurut laporan Associated Press yang mengutip pejabat pertahanan, USS Ford yang sebelumnya berada di kawasan Mediterania timur telah melewati Terusan Suez bersama dua kapal perusak dan memasuki Laut Merah.
Kapal induk nuklir paling canggih milik AS ini telah dikerahkan di laut sejak Juni tahun lalu. Kapal ini juga sempat menjalankan misi di Karibia selama operasi militer AS terhadap Venezuela, mencetak rekor sebagai penugasan kapal induk terlama sejak era Perang Vietnam.
Pada pertengahan Maret, USS Ford sempat bersandar di pelabuhan Kroasia untuk perbaikan akibat kebakaran di ruang laundry.
Dengan kedatangan USS Ford, kini terdapat kapal induk AS kedua di kawasan Timur Tengah. Sebelumnya, kapal induk USS Abraham Lincoln telah lebih dulu dikerahkan dan terus menjalankan operasi militer AS terhadap Iran yang disebut “Epic Pury”.
Selain itu, pejabat pertahanan juga mengungkapkan bahwa kapal induk USS George H. W. Bush saat ini sedang bergerak ke utara di sepanjang pantai Afrika Selatan dan diperkirakan akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan.
Dengan demikian, militer AS akan menempatkan tiga kelompok tempur kapal induk secara bersamaan di kawasan tersebut.
Para analis menilai bahwa konsentrasi tiga kapal induk ini tidak hanya meningkatkan daya gentar militer AS secara signifikan, tetapi juga memberi pemerintahan Donald Trump lebih banyak opsi militer di Timur Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa jika situasi semakin memburuk, pihak AS telah siap untuk meningkatkan eskalasi konflik dengan cepat. (***)
Sumber : NTDTV.com





